0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

STP Belum Maksimal, Karena Ada Empat Faktor Penghambat

Menristekdikti, Muhammad Nasir (kiri) (foto: Setyo)

Solo – Science Techno Park (STP) yang dibangun pemerintah untuk dapat menghasilkan inovasi baru belum sepenuhnya berjalan secara maksimal. Pasalnya dalam implementasi dilapangan masih banyak kendala yang menghambat, salah satunya adalah anggaran.

“Dari 60 STP yang saat ini tersebar diseluruh Indonesia memang hasilnya belum memuaskan. Hal itu masih menjadi kajian kita agar dapat mengurai akar persoalannya,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Kelembagaan Iptek Dikti, Patdono Suwignjo kepada wartawan, Rabu (10/9).

Dirinya mengatakan, hasil analisanya sementara kenapa STP belum maksimal karena ada empat faktor yang menghambat. Beberapa diantaranya adalah belum siapnya tenaga kerja STP untuk masuk Industri, minimnya suplai innovasi, SDM yang kurang kompeten dan terakhir masalah anggaran.

“Setelah STP dibangun oleh Kemenristek biasanya akan dilimpahan kepada daerah. Namun ternyata yang banyak ditemui di lapangan, belum semua daerah mampu memberikan anggaran untuk membiayai operasionalnya,” jelas dia.

Sementara itu, Menristekdikti Muhammad Nasir secara terpisah menyampaikan, kendati masih banyak persoalan yang melingkupi kinerja STP. Namun upaya perbaikan dan evaluasi terus dilakukan. Dengan harapan kedepan, melalui STP bisa melahirkan produk inovasi dengan skala internasional.

“Terlepas perlu adanya pembenahan, tapi capaian sekarang ini sudah cukup membanggakan. hHal itu terlihat dari hasil inovasi baru dari karya anak bangsa. Baik berupa teknologi pertanian, kesehatan, transportasi dan lainnya,” tandas dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge