0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyelidikan Tewasnya Tukang Pijat Dihentikan, Ini Alasan Polisi

Jasad Heru Subagyo (35), warga Dukuh Gawan RT 12, Desa Gawan, Kecamatan Tanon (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen —Polres Sragen untuk sementara menghentikan penyelidikan terhadap tewasnya Heru Subagyo (35), warga Dukuh Gawan RT 12, Desa Gawan, Kecamatan Tanon. Pasalnya berdasarkan hasil uji laboratorium dan forensik tak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada jasad korban.

“Tidak ada tanda-tanda penganiayaan seperti tusukan benda tajam. Bukti yang kita pegang adalah hasil forensik. Sementara kita hentikan dulu penyelidikan,” kata Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso, Rabu (10/8).

Saat ditemui usai gelar perkara kasus perampokan di Kalijambe belum lama ini, Kapolres menyatakan, hasil dari forensik juga tidak menemukan adanya racun atau bahan kimia yang mengarah pada korban tewas akibat bunuh diri.

Menurutnya, korban diduga meninggal akibat penyakit epilepsi yang telah lama dideritanya kambuh. Kebetulan saat kejadian korban sedang membakar sampah. Makanya, dalam tubuh korban juga ditemukan ada bkas terbakar.

“Jadi saat kejadian penyakit epilepsinya kambuh dan kemungkinan jatuh di dekat api,” terang AKBP Cahyo Widiarso.

Seperti diketahui sebelumnya, Heru Subagyo, yang berprofesi sebagai tukang pijat tersebut ditemukan tewas sebuah kebon kosong Dukuh Gawan RT 12, Desa Gawan, Kecamatan Tanon.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge