0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perbaikan Jalur Wisata Karanganyar Dikebut

Perbaikan Jalan Lawu (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Jalur pariwisata Matesih-Tawangmangu yang belum mengalami perbaikan dikeluhkan sejumlah pengguna jalan maupun wisatawan. Mereka kesulitan menjangkau obyelk wisata karena rusaknya infrastruktur tersebut.

“Proyek jalan Karanganyar-Matesih-Tawangmangu masih dalam tahap lelang,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Karanganyar Edhy Sriyatno, Rabu (10/8).

Sementara itu, proyek yang sudah mulai dikerjakan di antaranya perbaikan Jalan Kutho-Ngargoyoso senilai Rp 14,8 miliar dan penataan Jalan Lawu Rp 16,7 miliar.

”(Perbaikan) Jalan Lawu dan Jalan Kutho-Kerjo sudah berjalan,” terang Edhy.

Ditambahkan, Jalan Ngargoyoso-Kutho termasuk jalan akses wisatawan. Peningkatan jalan menjadi prioritas . Sedangkan jalan Lawu  akan menjadi jalan protokolnya Karanganyar. Median jalan serta jalur lambat akan dijadikan jalur utama. Pasalnya jalur lambat dan median itu saat ini kondisinya sudah  tidak representatif lagi.

”Rencananya bakal dilebarkan hingga 18 meter. Selain itu, ruas jalan ini akan ditambah ornamen-ornamen di samping jalan ini dan menyiapkan marka yang dilengkapi dengan lampu,” terangnya.

Sementara itu, sejumlah pengguna Jalan Matesih-Tawangmangu berharap jalan tersebut segera dilebarkan. Pasalnya, jalan itu cukup ramai saat libur akhir pekan. Sementara kondisi jalan saat ini masih ditemukan ruas berlubang.

”Lubangnya banyak terlihat di sekitar Desa Kebak, selain itu sempit. Padahal ini kan jalur wisata, seharusnya dilebarkan supaya bagus,” terang Tarto (51), salah satu pengguna jalan.

Menurutnya, selain jalanya sempit, jalan menuju Tawangmangu itu juga tanpa penerangan jalan.

”Ini harus menjadi perhatian pemerintah agar ditingkatkan. Sangat disayangkan kalan wisatawan tidak nyaman melintas jalan ini,” tandasnya

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge