0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nabung 10 Tahun, Penjaga Makam Naik Haji

Wiyono (59) penjaga makam yang bisa naik haji (timlo.net/agung widodo)

Sragen — Man Jadda Wa Jada, barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka pasti akan berhasil. Begitulah pepatah Arab mengatakan. Itu yang saat ini dialami Wiyono (58), warga Kampung Bagan RT 1, Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen.

Lantaran punya keinginan yang kuat untuk menunaikan rukun Islam kelima, akhirnya cita-cita itu pun terwujud. Walau hanya berprofesi sebagai penjaga makam, lelaki tengah baya ini mampu mewujudkan cita-citanya untuk mengunjungi Baitullah.

“Saya daftar haji tahun 2010 lalu dengan modal awal hasil penjualan dua ekor kambing dan uang yang saya dapat dari menjaga kuburan,” kata Wiyono, Selasa (9/8).

Ketika ditemui wartawan usai acara Pamitan Haji di Pendopo Sumanegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Wiyono menuturkan, baru 10 tahun ini berprofesi sebagai penjaga makam. Sebelumnya dia pernah kerja serabutan sebagai tukang ojek, namun profesi itu hanya sebentar.

Atas permintaan keluarga dan warga setempat, akhirnya pada tahun 2006 dia dipercaya untuk menjaga makam di Dukuh Bagan, Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen. sekaligus profesi itu untuk melanjutkan pekerjaan orang tua dan kakeknya yang juga penjaga makam secara turun-temurun.

Wiyono mengaku, tidak mempunyai penghasilan tetap dari pekerjaan tersebut. Hanya saja pada bulan-bulan tertentu, misalnya seperti Bulan Syawal atau lebaran, banyak pengunjung makam yang memberikan tip seadanya. Hanya sekitar Selain itu dia baru mendapat uang lumayan jika ada orang di luar Kelurahan Nglorog yang dimakamkan di Dukuh Bagan.

“Kalau orang luar dikubur di situ biayanya Rp 400 ribu. Dari jumlah itu sebesar Rp 100 ribu masuk ke saya,” ujarnya.

Dari hasil jerih payah menjaga makam itulah, sedikit demi sedikit hanya hitungan puluhan ribu Wiyono bisa melunasi cicilan ongkos naik haji yang jumlah totalnya sebesar Rp 34.800.000 yang dikumpulkan selama kurang lebih 10 tahun.

Menurut Wiyono sebenarnya ketiga anaknya yang sekarang telah berkeluarga juga ingin membantu pelunasan biaya naik haji. Namun dia bersikukuh menolaknya dan ingin kumpulkan sendiri uang dari hasil menjaga makam.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge