0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banyak Hasil Riset yang Belum Sinergis

Seminar Sinergi Pendidikan Tinggi, Riset dan Bisnis Melalui Inovasi Untuk Daya Saing Nasional, di Solo (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Anggota Dewan Riset Daerah Jawa Barat, Berna Sudjana Ermaya menyatakan, di Indonesia saat ini menunjukkan bahwa masih banyak hasil riset yang belum sinergis dengan permasalahan yang ada di masyarakat.  Hasil riset yang lebih banyak berakhir hanya sampai publikasi paper dan paten ternyata tidak relevan dengan kebutuhan riil di lapangan.

“Kondisi tersebut diperparah dengan terjadinya tumpang tindih riset di perguruan tinggi dan lembaga-lembaga penelitian dan pengembangan pemerintah akibat anggaran riset dari APBN belum fokus pada bidang-bidang yang relevan dengan permasalahan bangsa,” jelas Berna saat menyampaikan pembahasan pada Seminar Sinergi Pendidikan Tinggi, Riset dan Bisnis Melalui Inovasi Untuk Daya Saing Nasional, di Solo, Selasa (9/8).

Seminar tersebut dalam rangkaian acara Sidang Paripurna Tahunan Dewan Riset Nasional. Acara tersebut dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) 2016, dan dibuka Menteri Ristekdikti, M Nasir.

Disebutkan, peran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam aktivitas perekonomian di Indonesia masih rendah terlihat di lingkungan regional di antara negara-negara ASEAN apabila dilihat di lingkungan dunia. Hal tersebut menunjukkan bahwa Indonesia belum dapat memperoleh manfaat nilai tambah yang maksimal melalui pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan sumber daya alam.

Sementara terkait dengan Dewan Riset Nasional, Berna mengatakan, penguatan kelembagaan untuk revitalisasi Dewan Riset Daerah perlu dilakukan dengan memasukkan pengaturan hukum secara tegas dan jelaas dalam Perubahan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dengan upaya melakukan pengkajian hukum yang mendalam terutama berkenan peran, fungsi, kedudukan, pengalokasian dan pengelolaan dana bagi kelembagaan riset nasional maupun daerah.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge