0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terpidana Korupsi Meninggal, Kejari Batalkan Eksekusi

Jenazah Suratno sesaat sebelum dikebumikan di pemakaman umum kelurahan setempat (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Terpidana kasus korupsi PD BKK Eromoko, Suratno (53) yang juga menjabat Direktur Pemasaran PD BKK Eromoko, meninggal dunia. Sejak ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Wonogiri, Suratno jatuh sakit dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit..

“Kejari Wonogiri selaku jaksa eksekusi membatalkan rencana eksekusi pidana yang harus dijalani almarhum Suratno,” ungkap Kajari Wonogiri, Tri Ari Mulyanto, Selasa (9/8).

Disebutkan, saat hendak dilakukan penanahanan di tahun 2015 lalu, Suratno pun sempat dilarikan ke rumah sakit. Diperkuat dengan pernyataan tim dokter Rutan Kelas II B Wonogiri, yang menyebutkan kondisi tersangka melemah,s edangkan Suratno sendiri saat itu masih berstatus tahanan titipan Kejari Wonogiri.

Selanjutnya Kejari Wonogiri pun menyerahkan segala sesuatunya yang berkaitan dengan kondisi kesehatan Suratno kepada pihak rumah sakit. Bahkan paska ditetapkan sebagai tersangka hingga akhirnya divonis hukuman satu tahun dua bulan dan denda Rp 50 juta subsider dua bulan penjara, Kejari gagal menahan Suratno.

“Dari informasi tim dokter yang kami terima, Suratno terus menerus menjalani cuci darah lantaran penyakit gagal ginjal yang ia derita. Belum lagi ditambah penyakit diabetes. Atas dasar kemanusiaan, kita kemudian memberikan kelonggaran waktu untuk berobat. Namun nasib berkata lain belum dieksekusi malah meninggal duluan,” jelasnya.

Ditambahkan ,atas dasar peristiwa tersebut, Kejari Wonogiri akhirnya mengambil langkah penghentian eksekusi pidana terhadap terpidana karena yang bersangkutan meninggal dunia.

Sementara itu, dari pantauan Timlo.net, rumah duka almarhum Suratno yang berada di Kaloran Kidul,RT1/RW 8 Kelurahan Giritirto, Wonogiri dipenuhi para pelayat, baik warga umum dan sejumlah pejabat di jajaran birokrasi Pemkab Wonogiri. Almarhum Suratno meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge