0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Buang Sampah Sembarangan di Gunung Slamet Bakal Didenda

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net — Mengembalikan keasrian alam Gunung Slamet, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Purbalingga Jawa Tengah, memberlakukan denda. Aturan ini diberlakukan kepada seluruh pendaki yang mendaki gunung tertinggi di Jawa Tengah itu.

“Para pendaki diwajibkan membawa turun sampah yang dihasilkan ke pos pendakian Bambangan. Jika dalam satu rombongan tidak membawa turun sampah, maka pendaki akan dikenakan denda,” kata Kadisbudparpora Prayitno, Jumat (5/8).

Sejak awal tahun 2016, dia mengemukakan pendakian di Gunung Slamet melalui jalur Bambangan mencapai 13.200 orang. Jumlah tersebut jauh meningkat di banding tahun sebelumnya yang hanya 6.971 orang.

“Kenaikan jumlah pendaki ke Gunung Slamet terjadi karena animo wisata minat khusus di kalangan anak muda menjadi tren. Selain itu, kondisi status Gunung Slamet yang normal dan cuaca yang sangat bersahabat,” kata Prayitno.

Selain masalah sampah, kendala di lapangan yang sering terjadi, yakni ketersediaan air bersih untuk keperluan MCK para pendaki.

Prayitno menerangkan, tiket pendakian Gunung Slamet melalui jalur pendakian Dusun Bambangan Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja merupakan yang termurah. Bahkan, harga tiket pendakiannya lebih murah dibandingkan beberapa gunung lainnya.

“Tiket masuk di pendakian Gunung Slamet hanya Rp 5 ribu per orang. Tiket ini terbagi Rp 4 ribu untuk kas daerah Pemkab dan Rp 1.000 untuk operasional SAR jika ada evakuasi pendaki,” terangnya.

Petugas pos pendakian Gunung Slamet jalur Bambangan, Slamet Ardiansah menuturkan kesiapannya. Ia mengemukakan, setiap pendaki yang baru kali pertama naik, pasti diberi arahan soal jalur yang dilalui.

“Sepanjang jalur pendakian, juga sudah ada rambu arah yang dibuat SAR bersama relawan. Pendaki, biasanya kami ingatkan cukup satu jam ketika sampai di puncak. Kami juga mengingatkan pendaki untuk tidak memetik bunga Edelweis yang saat ini sedang musim, dan untuk membawa pulang sampah yang dibawanya,” ujar Slamet.

[cob]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge