0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Tanggapan Para Pemain “Suicide Squad” Terhadap Ulasan Kritikus Film

Suicide Squad. (Dok: Timlo.net/ AceShowBiz.)

Timlo.net—Para pemain film baru “Suicide Squad” membela film itu Rabu (3/8) dari ulasan buruk para kritikus film. Mereka berkata jika para penggemar yang berhak menilai film anti pahlawan itu.

“Ulasan film itu benar-benar buruk, benar-benar buruk. Anda tahu, saya berpikir jika mereka tidak suka film pahlawan super,” kata Cara Delevingne, yang memerankan the Echantress kepada Reuters dalam tayang perdana film itu di London, Inggris.

Dia menambahkan walaupun film itu tidak sempurna film itu dibuat untuk para penggemar. Banyak kritikus film menilai film “Suicide Squad” sebagai film yang buruk. Misalnya Vanity Fair menyebut film itu terlalu jelek dan gampang dilupakan bahkan bisa dianggap menjijikkan. Di situs Rotten Tomatoes sendiri film ini memperoleh rating 31 persen.

Will Smith yang memerankan Deadshot, memuji penulis dan sutradara film David Ayer yang menyatukan kisah 10 karakter dan membuat sebuah dunia baru di dalam dunia pahlawan super Warner Bros.

“Saya pikir orang memiliki harapan yang berbeda, tapi saya senang karena para penggemar bisa memilih,” kata Smith.

Ayer menambahkan, “Saya membuat film ini untuk orang-orang nyata yang hidup di dunia nyata. Saya membuat film ini untuk orang-orang yang benar-benar mencintai film dan pergi untuk menonton film.”

Ulasan-ulasan negatif yang ada membuat lebih dari 17 ribu orang ikut petisi di situs Change.org yang diadakan Rabu (3/8) untuk menutups situs Rotten Tomatoes. Petisi ini diprakarsai oleh Abdullah Saleh, 22, mahasiswa asal Alexandria, Mesir. Dia berkata kepada Reuters jika ada pola dari para kritikus film untuk memberikan ulasan buruk kepada film-film dari DC Extended Universe (DEU).

“Saya menciptakan petisi ini untuk mengumpulkan para penggemar DC dan menyatakan kemarahan mereka untuk kesenangan kami. Saya tidak bermaksud petisi itu sebagai sesuatu yang serius,” kata Saleh.

Dia lalu menghilangkan petisi itu berkata jika petisi itu menyebarkan kebencian dan pertengkaran di dunia online.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge