0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Siswa SD Ini Ciptakan Kancing Baju Difabel

Yesaya Sandya Putra Prabaswara dan Josephine Meisya Candrakanti (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Dua siswa SD Kristen Widya Wacana Solo berhasil menciptakan kancing baju untuk kaum difabel, dan menjadi karya terunggul di ajang Lomba Kalbe Junior Scientist Award 2016. Bahkan masuk 9 besar.

Siswa itu adalah Yesaya Sandya Putra Prabaswara dan Josephine Meisya Candrakanti. Keduanya adalah siswa kelas 5 SD Kristen Widya Wacana Jamsaren Solo. Untuk menciptakan hasil karya itu, mereka mendapat bimbingan dan didampingi guru pembimbing Diyas Sawitri.

“Awalnya dikirim terlebih dahulu makalahnya, dan kami bisa tembus 9 besar dan dipanggil ke Jakarta untuk melakukan presentasi pada tanggal 24 hingga 29 Juli 2016 lalu,” ungkap Sandya kepada wartawan, di sekolahnya, Rabu (3/8).

Hasil karya itu, menurut Sandya, mulai dikerjakan pada bulan Maret lalu. Ide membuat kancing untuk difabel berawal saat melihat adik kelasnya yang menderita tangan dan kaki kaku. Adik kelasnya tersebut harus dibantu orang tuanya ketika mengenakan baju lantaran tidak bisa. “Dari situlah muncul ide untuk membuat kancing baju untuk difabel,” ujarnya.

Umumnya, kata Sandya, kancing baju dimasukkan dalam lubang. Namun kancing difabel ini tidak ada lubangnya melainkan di bawah kancing dilengkapi dengan magnet. Sehingga tinggal melekatkan tanpa harus memasukkan ke lubang. Namun magnet yang digunakan untuk kancing ini bukanlah magnet biasa, melainkan magnet dengan jenis Neodynium.

“Dan magnetnya ini harus beli di Surabaya karena disini belum ada. Harganya relatif tidak mahal yaitu Rp 4.000 per biji yang besarnya menyerupai kancing,” jelasnya.

Sementara itu melalui hasil karyanya itu Sandya dan Meisya memperoleh hadiah berupa uang  Rp 10  juta, piala dan piagam, berikut uang pengembangan sekolah sebesar Rp 10 juta.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge