0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Korupsi Puskesmas Pucangsawit, Pemkot Cuci Tangan

Ilustrasi Korupsi (merdeka.com)

Solo — Pemerintah Kota Solo mengklaim pihaknya sama sekali tidak terlibat dalam kasus korupsi pembangunan Puskesmas Pucangsawit. Sebaliknya, Pemkot melimpahkan kesalahan sepenuhnya kepada pihak kontraktor.

“Puskesmas itu kan yang mimpin dokter. Ndak tahu ursan volume bangunan. Jadi kalau sekarang ada temuan volume bangunan tidak sesuai ya itu murni dari pihak rekanan,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Rabu (3/8).

Ia mengaku secara administrasi, proses pembangunan Puskesmas Pucangsawit telah sesuai prosedur. Pria yang akrab disapa Rudy itu kembali menegaskan, ketidaksesuaian volume bangunan antara perencanaan dan realisasi sepenuhnya merupakan kesalahan rekanan.

Ke depan, ia mengatakan, Pemkot akan memperketat sistem seleksi rekanan. Ia juga meminta kepala-kepaala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) untuk lebih berhati-hati dalam memilih rekanan. Selain itu, rekanan yang terbukti punya rekam jejak negatif akan di-blacklist.

“Kita ini kan membayar. Jadi harus cari rekanan yang benar-benar kredibel,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan Kejaksaan Negeri Surakarta telah menyelesaikan kasus korupsi pembangunan Puskesmas Pucangsawit yang merugikan APBD 2014. Selanjutnya, kasus tersebut akan dilimpahkan kepada Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Kasi Pidana Khusus Kejari Suarakarta, Suyanto mengklaim telah mengantongi nama tersangka. Hanya saja ia masih enggan menyebutkannya.

“Tentunya sudah ada tersangka. Untuk saat ini kita limpahkan ke BPKP untuk mengetahui berapa kerugian yang ditiimbulkan,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge