0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Yuni Ajak Tokoh Agama Ikut Atasi Konflik Sosial

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Penanganan konflik sosial di daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri dan TNI semata, tapi juga pemerintah daerah serta steakholder. Termasuk tokoh agama dan masyarakat diminta untuk tidak terpancing isu yang bisa menyebabkan terjadinya konflik.

“Belajar dari pengalaman, konflik yang sangat sensitif adalah SARA. Ini jangan sampai terjadi di Kabupaten Sragen,” kata Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Rabu (3/8).

Saat membuka Sosialisasi Penanganan Konflik Secara Terpadu, Yuni menyatakan, berdasarkan undang-undang, tongkat komando penanganan konflik berada di tangan bupati. Sedangkan dari pihak lain hanya memback-up.

“Kami membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk menciptakan rasa aman di suatu daerah karena jika semua sudah tercapai maka secara otomatis ekonomi akan membaik,” jelas Yuni.

Dia juga mengharapkan, tokoh masyarakat, pemimpin umat beragama ataupun masyarakat untuk waspada terhadap pengaruh asing yang tidak sesuai dengan norma-norma agama atau budaya masyarakat Indonesia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge