0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyidikan KPK Hantar Irpan Raih Doktor

Irpan (timlo.net/eko prasetyo)

Solo – Proses penyidikan tindak pidana korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menghantar Irpan meraih gelar Doktor Universitas Sebelas Maret ke 222. Selain itu, Irpan yang juga berprofesi advokat dan dosen diterapkan sebagai Doktor Fakultas Ilmu Hukum UNS ke 37.

“Proses penyidikan tindak pidana korupsi oleh KPK pada saat ini belum sepenuhnya menganut dan menjalankan prinsip keterpaduan, atau dapat dikatakan belum sepenuhnya mewujudkan sistem peradilan pidana terpadu,” jelas Irfan di depan Dewan Penguji, di Ruang Sidang Senat UNS, Solo, Rabu (3/8).

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi proses penyidikan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh KPK selama ini sehingga belum dapat mewujudkan sistem peradilan pidana terpadu, menurut Irpan, adalah dipengaruhi faktor substansi hukum, struktur hukum dan budaya hukum.

Irpan mengatakan, kebijakan penyidikan tindak pidana korupsi oleh KPK dimasa mendatang sehingga dapat mewujudkan sistem peradilan pidana terpadu adalah perlu dibentuk badan penyidikan tindak pidana korupsi yang merupakan gabungan dari penyidik Kepolisian, Kejaksaan dan KPK, dengan di bawah koordinasi dan supervise oleh KPK, yang pengangkatan dilakukan oleh Mahkamah Agung atas usulan dari masing-masing pimpinan institusi penyidik yang bersangkutan dan bertanggung jawab kepada Mahkamah Agung.

Dalam meraih doktor ini, Irpan mempertahankan disertasi berjudul Kebijakan Penyidikan Tindak Pidana Korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Dalam Upaya Mewujudkan Sistem Peradilan Pidana Terpadu.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge