0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Ritual Jelang Panen Tembakau di Lereng Merbabu

Ribuan warga Desa Senden, Selo, Boyolali menggelar tradisi Tungguk Tembakau (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Ribuan warga Desa Senden, Selo, Boyolali menggelar tradisi Tungguk Tembakau, yang menandai mulainya dipetik tanaman tembakau di musim tanam kali ini. Ritual ini dilakukan dengan kirab berkeliling jalan desa dengan membawa gunungan berisi hasil bumi.

“Tungguk itu artinya memetik, ini wujud syukur petani sebelum panen di mulai,” kata Ketua RT 3/ RW 2 Dukuh Gunungsari, Desa Senden, Yoto Waluyo, Rabu (3/8).

Dijelaskan, tradisi Tungguk Tembakau turun temurun dilakukan masyarakat sebelum melakukan petik tembakau. Hanya saja, tradisi ini dilakukan sendiri-sendiri oleh warga. Khusus untuk tahun ini, baru pertama kalinya dilakukan ritual Tunggul Tembakau bersama-sama. Setelah kirab, warga kemudian mengelar doa bersama dan dilanjutkan dengan kenduri.

“Selain wujud syukur atas panen tembakau, sekaligus untuk mempersatukan masyarakat,” tambahnya.

Diakui, hasil panen tembakau tahun ini tidak sebagus tahun lalu. Dimana, banyak tanaman tembakau yang mati akibat kemarau basah. Selain itu, hujan yang masih menguyur mengakibatkan kadar nikotin tembakau menjadi tinggi.

“Harapan kita harga tembakau panen tahun ini bisa tinggi,” tambah Widodo, warga sekitar.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge