0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sukohardjo Merchandise, Wujud Cinta Kota Kelahiran

Sukohardjo Merchandise (foto: Putra)

Timlo.net – Berawal dari rasa cinta kepada kota kelahiran, Sukoharjo, di sudut kota lahirlah sebuah usaha rumahan pembuatan merchandise yang bertemakan Sukoharjo. Mulai dari kaos, topi, pin, gantungan kunci hingga pernak-pernik lainnya, semua tentang Sukoharjo.

Dalam perjalannya, sang pemilik usaha memberi nama Sukohardjo Merchandise. Tidak membutuhkan waktu lama untuk menciptakan nama ini, didasari rasa cinta dan bangganya terhadap Kota Sukoharjo sudah sangat cukup.

“Ide awal membuka usaha ini dari rasa cinta dan bangga saya sebagai warga Sukoharjo, saya lahir dan besar di sini, dan selama ini saya merasa belum melakukan apa-apa sebagai wujud rasa cinta saya. Dan muncullah ide membuat usaha Sukohardjo Merchandise ini,” kata pemilik usaha, Pratiknyo kepada TimloMagz.

Keinginan membuka usaha ini sebenarnya sudah muncul sejak awal tahun 2014, namun Pratiknyo baru berani meralisasikannya pada awal tahun 2015. Pada masa-masa awal perjalanan usaha yang tergolong sangat spekulatif ini, cukup banyak tantangan dan tentangan dari berbagai pihak.

Bahkan dari keluarganya sendiri mendapat tetangan dan diragukan keberlangsungannya karena dinilai tidak akan banyak yang berminat membeli produknya. Dan kekhawatiran pihak keluarga benar-benar terjadi, dari 12 buah kaos produk awal, selama seminggu tidak ada yang laku satu pun.

“Awal saya buka usaha ini memang saya akui sangat-sangat berat, sebelum ada toko di rumah saya menjual keliling dari event ke event. Dan tidak ada satu pun yang meliriknya, dan akhirnya saya jual ke kerabat dekat dan teman,” imbuhnya.

Di tengah perjalanan, sistem penjualan secara konvensiaonal ini terbukti tidak bisa membuat usahanya berkembang. Dengan memanfaatkan tekonologi informasi yang terus berkembang, mulailah dipasarkan dengan memanfaatkan media sosial, dan terbukti terus tumbuh dan berkembang sampai sekarang.

Sistem usaha ini menggunakan asas kebersamaan, dengan mengandeng sejumlah teman dalam memproduksi semua jenis cindera mata. Mulai dari membuat desain logo dan gambar, menjahit kaosnya hingga sablon dikerjakan orang-orang yang berbeda dan berkompeten di bidangnya.

“Saya inginnya membuat sebuah produk yang ebnar-benar unggulan dengan menggandeng teman-teman yang expert dalam bidangnya masing-masing. Jadi setiap tahap pembuatan produk dilakukan oleh orang yang berbeda,” ungkap pria yang biasa dipanggil Pak Phe ini.

Setelah melalui banyak proses dan pembelajaran yang cukup menguras energi dan pikiran, Sukohardjo Merchandise mulai menemukan konsep yang dianggap tepat. Semua produk digarap secara professional dengan mengedepankan kualitas meski  akhirnya ongkos produksi menjadi cukup besar.

Hal ini sudah dipertimbangkan matang-matang karena memang sejak awal, produk Sukohardjo Merchandise ini sebagai bentuk kecintaan untuk kota Sukoharjo. Dengan jargon “Tidak semua orang bisa memakai kaos Sukohardjo Merch”, menunjukkan kepada masyarakat luas, Sukoharjo bukan murahan.

“Memang produk kami ini bisa dikategorikan menengah ke atas, karena bisa saja saya bikin kaos dengan harga murah dan kualitas yang sesuai harga pastinya. Dan untuk kaos Sukohardjo Merch ini kualitas dari bahan kaos hingga sablon standar tinggi dan itu yang tetap kita pertahankan,” tuturnya.

Dan usaha rumahan ini belakangan ini menginspirasi pelaku-pelaku usaha lainnya untuk membuat produk sejenis. Dan tawaran untuk bekerjasa dari vendor-vendor yang sudah mempunyai nama besar di tingkat nasional mulai bermunculan.

“Ada beberapa teman yang ngobrol ingin membuat produk mirip, dan saya sangat terbuka dan mendukung untuk lebih mempromosikan Sukoharjo. saya tidak merasa tersaingi, justru kemunculan mereka menjadikan cambuk semangat bagi kami,” ungkapnya.

Namun sang pemilik usaha yang memiliki kesibukan lainnya di Komunitas Seni Budaya Sukoharjo (KSBS) ini tetap menjaga komitmen awal untuk tetap membawa nama Sukoharjo.

Dan obsesinya ke depan selain mengajak untuk bangga menjadi warga Sukoharjo dengan caranya, juga ingin mengenalkan Sukoharjo dengan berbagai potensinya ke tingkat nasional dan internasional.

“Intinya Sukohardjo Merchandise lahir dari cinta dan bangga sebagai warga Sukoharjo, dan dengan produk ini saya ingin memperlihatkan kepada dunia, kota Sukoharjo tercinta tidak bisa dipandang sebelah mata,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge