0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lukisan Istana Dipamerkan untuk Publik

Pameran lukisan (merdeka.com)

Timlo.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka pameran seni rupa koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia di Galeri Nasional Indonesia, Senin (1/8). Presiden berharap pameran ini menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk mengetahui nilai perjuangan tokoh pendahulu. Ada 28 lukisan yang dipamerkan sejak hari ini hingga 30 Agustus 2016.

Acara ini dihadiri Presiden RI kelima, Megawati Soekarnoputri, Menteri Pariwisata Arif Yahya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Ketua DPD Irman Gusman.

“Dengan pameran ini, masyarakat bisa belajar banyak terutama generasi muda bisa memetik nilai-nilai keutamaan nilai-nilai perjuangan, nilai-nilai persatuan dan juga mereka bisa membangun, bisa membayangkan, membangun imajinasi yang indah tentang bangsa Indonesia dan tumpah darah Indonesia tentang sopan santun dan kehalusan budi masyarakat Indonesia dan tentang peradaban kita Indonesia,” kata Presiden Jokowi.

Jokowi menambahkan, lukisan koleksi Istana ini bisa menginspirasi kita semuanya bisa memicu dan memacu semangat generasi bangsa. Diharapkan dapat memperkuat karakter bangsa agar nantinya menjadi bangsa pemenang.

“Sebab tantangan ke depan semakin berat dan tidak mudah tanpa optimisme tanpa semangat gotong royong, tanpa semangat kerja keras, tanpa kreativitas yang tinggi bangsa ini akan digulung oleh arus sejarah dan ini kita tidak mau,” tambahnya.

Presiden menuturkan, pameran seni rupa koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia ini tidak hanya sampai di sini. Ke depan, pameran serupa akan terus dikembangkan dengan koleksi yang lebih banyak.

“Insya Allah semakin banyak koleksi lukisan dan benda seni Istana yang bisa dinikmati masyarakat. Semoga langkah tersebut biaa menjadi bagian dari tugas kita untuk membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa pemenang yang berdaulat yang Mandiri Berdikari, berdaya saing dan sejahtera,” jelas presiden.

[sho]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge