0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kelurahan Sangkrah Mengeluh Kurang TPS Mobile

TPA Putri Cempo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Kelurahan Sangkrah, Pasar Kliwon mengaku ’keteteran’ dalam mengatasi masalah sampah. Saat ini, Kelurahan Sangkrah memiliki satu buah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) keliling yang diperuntukkan mengangkut sampah rumah tangga.

“Dengan satu unit TPS mobile (keliling-red) ini, dirasa sangat kurang untuk mengatasi masalah sampah di Kelurahan Sangkrah,” terang Lurah Sangkrah, Singgih Bagjono, Minggu (5/6).

Di Kelurahan Sangkrah, kata Singgih, terdapat 3.500 KK dengan jumlah 12.500 warga. Dalam sehari terdapat lima ton sampah yang dihasilkan. Hal ini diperparah dengan kondisi saat hujan datang yang mengakibatkan berat sampah akan meningkat lantaran terkena air. Disisi lain, tenaga harian pengangkut sampah juga sangat minim.

“Tenaga pengangkut sampah ada sekitar sembilan orang yang mengkaver seluruh kelurahan,” jelasnya.

Pihaknya berharap, supaya TPS mobile yang saat ini ada dilakukan penambahan. Sehingga, pengangkutan sampah dari TPS transit menuju ke tempat pembuangan akhir (TPA) Putri cempo dapat dengan cepat diselesaikan.

“Kalau bisa ditambah jadi dua unit minimal. Sehingga, pengiriman sampah makin cepat dan tidak mencemari lingkungan di kawasan Kelurahan Sangkrah,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Tugiman (63) mengaku merasa terganggu dengan keberadaan sampah yang tidak segera diusung di TPS transit. Menurutnya, sampah yang terlalu lama di TPS tersebut menimbulkan bau yang tidak sedap berakibat pada kurang nyamannya kawasan itu.

“Kalau terganggu, pasti. Harapannya, masalah sampah ini dapat diselesaikan dengan cepat,” ucapnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge