0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Taman Jurug Overload Hibah Pohon

Karyawan TSTJ memotong batang pohon yang telah ditebang (ichsan rosyid)

Solo – Populasi pohon di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) dirasa sudah cukup padat karena banyaknya instansi yang menyumbang pohon di kebun binatang satu-satunya di Solo itu. Oleh sebab itu, TSTJ melimpahkan sejumlah besar pohon penghijauan kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Solo.

“Saat ini lahan kosong di TSTJ sudah minim sekali. Sudah ditanami semua. Tapi kalau ada masyarakat yang mau menyumbang masih bisa kita terima. Nanti kita salurkan ke tempat lain yang membutuhkan melalui DKP,” kata Direktur Utama TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, Sabtu (30/4).

Dalam beberapa bulan terakhir, TSTJ telah menerima bantuan ribuan bibit pohon. Minggu lalu misalnya, TSTJ menerima seribu bibit pohon dari Universitas Batik untuk penghijauan. Bulan Januari lalu, sebanyak 500 bibit pohon langka sumbangan TNI Angkatan Udara juga telah tertanam di lahan seluas 14 hektar itu.

Terpisah, DKP Solo, Hasta Gunawan menerangkan pihaknya telah berkoordinasi melaui telpon dengan Direktur TSTJ terkait pelimpahan pohon penghijauan tersebut. Kendati belum melihat langsung tanaman yang akan diberikan, ia mengaku siap memanfaatkan surplus pohon penghijauan di TSTJ.

“Hanya saja kita kan perlu lihat dulu bagaimana kondisinya. Apakah sudah siap tanam atau masih kecil? Kalau masih kecil kan harus dibesarkan dulu di kebun,” terangnya.

Ditanya mengenai lokasi yang membutuhkan penghijauan di Solo, Hasta juga tidak merinci. Ia merasa perlu melihat dulu jenis tanaman yang akan diberikan TSTJ untuk menentukan lokasi mana yang cocok untuk ditanami pohon tersebut.

“Setiap lokasi membutuhkan kriteria pohon yang berbeda. Saya sendiri belum melihat pohon apa saja yang diberi. Jadi belum tahu nanti akan ditanam di mana,” kata dia.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge