0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

27 Kapal Pesiar Bakal Merapat ke Tanjung Emas

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, bakal disinggahi 27 kapal pesiar sepanjang 2016. Kedatangan kapal pesiar dari berbagai negara itu terkait agenda wisata ke Candi Borobodur.

“Sekali datang penumpangnya bisa mencapai dua ribu wisatawan mancanegara (wisman). Umumnya wisman-wisman tadi ke Candi Borobudur. Tournya sudah terjadwal,” papar Direktur SDM dan Umum PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), Toto Heliyanto, kemarin.

Wisman yang turun dari kapal pesiar jadi punya banyak pilihan berwisata. Selain Borobudur, ada juga Candi Prambanan, Ratu Boko, Keraton Jogja dan Solo, Lawang sewu, Gedong Songo dan veragam wisata kuliner yang belum tergarap maksimal. Sejumlah destinasi itulah yang akan ditawarkan ke penumpang kapal pesiar yang sandar di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

“Kami akan aktif menginformasikan kepada travel guide kapal pesiar bahwa tidak hanya Candi Borobudur sebagai kunjungan wisata. Ada juga Keraton Jogja dan Solo, Prambanan, Lawang sewu, Gedong Songo dan lainnya. Juga wisata kuliner yang tak kalah menariknya. Jika wisatawan menambah waktu kunjungannya maka pengeluaran turis juga semakin besar,” tambahnya.

Dikatakan, Pelindo III dalam paritisipasi pengembangan wisata Joglosemar akan melakukan revitalisasi pelabuhan Tanjung Emas di Semarang. Pelabuhan inilah yang akan dijadikan pintu masuk wisatawan dengan kapal pesiar. Kendala rob (limpasan pasang air laut) yang kerap menghantam Tanjung Emas kini sudah mulai teratasi. Ada teknologi sistem polder yang bisa digunakan untuk mengeringkan pelabuhan saat terendam pasang air laut.

“Pelindo III juga telah merevitalisasi terminal penumpang pelabuhan melalui berbagai penataan interior yang menyamankan para penumpang kapal laut,” jelasnya.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya menyambut baik rencana 27 kapal pesiar yang akan merapat ke Pelabuhan Tanjung Emas. Dia mengingatkan agar atraksi di Joglosemar harus lebih serius menggarap destinasinya. Jangan sampai sudah banyak wisman yang datang, tetapi tidak mendapatkan kesan yang membuat mereka ingin kembali lagi.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge