0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anomali Cuaca Diduga Penyebab Kematian Lumba-Lumba

Ilustrasi lumba-lumba (merdeka.com)

Timlo.net — Penyebab kematian mamalia lumba-lumba (Dolphinidae), di perairan laut teluk Balikpapan, Kalimantan Timur terus didalami. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim, telah membawa spesimen mamalia itu ke laboratorium Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

“Secara laporan formal, kematian lumba-lumba itu belum masuk ya. Tapi sudah diambil langkah penanganan oleh kantor seksi wilayah III di Balikpapan, spesimen dicermati, matinya kenapa,” kata Kepala BKSDA Kaltim, Sunandar, kepada merdeka.com, Kamis (28/4) sore.

Sunandar menerangkan, hasil pengamatan sementara, tidak ada ditemukan bekas luka yang dialami mamalia itu. Sunandar menepis kemungkinan terjadinya pencemaran di teluk Balikpapan.

“Dalam pengamatan, tidak ada luka. Jelas terdampar, tapi memang ada sebab-sebabnya. Lumba-lumba itu sudah dikuburkan, spesimennya dikirimkan ke LIPI. Spesimen ini memang belum diketahui hasilnya. Kemungkinan matinya karena anomali cuaca. Kalau pencemaran, tentu ada hewan lain ikut mati. Kalau keracunan, itu kan bukan cuma lumba-lumba (yang mati). Yang lain juga ikut mati,” tambahnya.

Spesimen lumba-lumba yang dikirim ke LIPI, hasilnya belum bisa segera diketahui, mengingat proses pemeriksaan memakan waktu tidak sebentar. Sebelumnya juga, 2 lumba-lumba lainnya juga ditemukan mati mengapung di laut.

“Bisa diketahui paling cepat dua minggu. Ada ahlinya di LIPI yang bisa meneliti itu, penyebab kematian lumba-lumba itu,” pungkas Sunandar.

Diketahui, lumba-lumba awalnya ditemukan mengapung Rabu (27/4) kemarin, di sekitar perairan perusahaan Migas di laut teluk Balikpapan. Bobotnya yang cukup besar, berkisar 50 kilogram, akhirnya ditarik oleh satuan Polair Polres Balikpapan ke bibir pantai.

Setelah sampel diambil oleh petugas, lumba-lumba malang itu, akhirnya dikuburkan di kawasan pantai Banua Patra, Balikpapan.

[ren]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge