0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tunggakan Pajak Perusahaan Pertambangan Capai Miliaran Rupiah

Bupati Wonogiri Joko Sutopo (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Tunggakan pajak dan retribusi dari perusahaan-perusahaan pertambangan di Wonogiri mencapai miliaran rupiah. Selain itu, banyak penambangan tanpa ijin sehingga tidak memberi pemasukan bagi kas daerah (PAD) maupun negara.

“Tunggakan pajak dan retribusi untuk satu perusahaan saja bisa sampai ratusan juta rupiah, kalau dihitung- hitung hampir Rp 1 Miliar lebih,” ungkap Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, Kamis (28/4).

Selain banyak yang menunggak pajak dan retribusi, banyak pula usaha pertambangan yang belum berijin. Pihaknya mendorong agar para penambang tersebut mengurus ijin-ijinnya.

“Kami ingin menjadi alat kontrol dengan mendorong agar semua penambang menjadi profesional,” jelasnya.

Sri Sularto, pemilik tambang CV Seloputro Wonogiri mendukung penertiban perusahaan pertambangan tersebut. Termasuk di dalamnya tertib membayar pajak, retribusi, dan royalti.

“Ada perusahaan yang produksinya sedikit tapi pajaknya besar. Sementara ada perusahaan lain yang produksinya besar tapi pajaknya sedikit. Itu kan jadi tidak bagus,” katanya.

Pihaknya juga siap membantu penambang untuk mengurus ijin. Sebab, mengurus ijin pertambangan tidak mudah dan panjang. Hal itu untuk memenuhi permintaan material pasir dan batu yang sangat besar.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge