0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Honda Beat Adu Banteng, Satu Tewas, Satu Luka

Ilustrasi Olah TKP kecelakaan lalu lintas (dok.timlo.net/red)

Wonogiri — Dua sepeda motor “adu banteng” atau bertabrakan di jalan Raya Jatisrono-Slogohimo, tepatnya di Dusun Sambuk RT 7/RW 4 Desa Gunungsari, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, Selasa (26/4). Akibatnya, satu pengemudi motor meninggal dunia, sedang satu diantaranya mengalami luka berat.

“Kecelakaan lalu lintas antara  Honda Beat AD 4368 KI dengan Honda Beat  AD-5497-NI,” ungkap Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Sri Ningsing Iriani mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Pasca kejadian, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan. Namun begitu petugas tiba di lokasi, kemacetan pun segera dapat terurai.

Menurutnya, korban luka berat yakni Arsi Bagus Setyawan (14) warga Dusun Ngadipuro RT 1/RW 7 Desa Tanjungsari, Kecamatan Jatisrono. Remaja tanggung ini masih berstatus pelajar. Saat ini, dirinya menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Sementara korban lain, Deni Setiawan (23) warga Dusun Jaten RT 1/RW 3 Desa Tanggulangin, Kecamatan Jatisrono yang mengendarai Honda Beat AD5 497 NI, tewas setelah menjalani perawatan sesaat di rumah sakit.

“Korban mengalami luka parah pada bagian kepalanya,” ujarnya.

AKP Sri Ningsih menambahkan, kejadian bermula  Honda Beat AD 4368 KI berjalan dari arah barat (Jatisrono) menuju ke Slogohimo. Setelah sampai di lokasi kejadian, pada jalan tanjakan turunan bermaksud mendahului kendaraan yang tak dikenal dan berjalan terlalu ke kanan melebihi as jalan. Saat bersamaan dari arah berlawanan melaju Honda Beat AD 5497 NI.

“Karena jarak terlalu dekat dan kedua pengendara tidak mampu menghindar sehingga terjadi benturan, maka terjadilah laka lantas,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge