0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sumur Bor Warga Nogosari Keluarkan Gas Alam

Sumur bor keluarkan gas (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Warga Dusun Sambu, Desa Bendo, Nogosari, Boberharap bisa memanfaatkan gas yang keluar dari sumur bor. Gas tersebut rencananya bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, menyusul banyaknya rumah tangga miskin di sekitar sumur bor.

“Harapan warga seperti itu, bisa dimanfaatkan untuk rumah tangga,” kata Camat Nogosari, Wagino, Senin (25/4).

Menurut Wagino, pihak ESDM Boyolali, sudah melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Petugas mengambil sampel tanah berupa lumpur berwarna putih dan berbau belerang. Sampel yang diambil tersebut saat ini diteliti oleh ahli geologi di Yogjakarta.

“Untuk aktivitas pengeboran sumur sementara dihentikan,” tambahnya.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jateng, Teguh Dwi Paryono, mengaku belum mendapatkan informsi ditemukannya gas di Dukuh Sumbu, Desa Bendo, Ngemplak, Boyolali. ESDM wilayah Surakarta, kata dia, sampai sekarang belum melaporkan adanya temuan itu.

“Setelah ada laporan, nanti kita tindak lanjuti dengan turun langsung ke lokasi,” ujar Teguh.

Menurut Teguh, dari temuan gas di Jateng, biasanya gas yang terkandung di dalam tanah bersifat sementara dan akan hilang dengan sendirinya. Sementara untuk pemanfaatan, membutuhkan penelitian dan waktu lama untuk bisa memanfaatkanya.

“Butuh waktu untuk pengkajian, misalnya berbahaya atau tidak,” ungkapnya.

Sementara hingga saat ini, gas masih keluar dari sumur bor. Bila pada siang hari mencapai 30 sentimeter dan berwarna biru. Sedangkan saat  malam hari semburan gas mencapai 40 sentimeter dan berwarna merah.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge