0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sekda: Hati-Hati Gunakan Dana Desa

Jembatan rusak, jalan desa ditutup (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Dengan adanya Undang-undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa, kepala desa perlu hati-hati dalam penggunaan dana desa untuk pembangunan wilayahnya. Setiap desa memiliki otonomi menyelenggarakan pemerintahan di masing-masing desa.

“Dengan tersedianya dana untuk pelaksanaan otonomi desa, maka setiap desa harus bisa melaksanakan pengelolaan administrasi serta dana tersebut dengan sebaik-baiknya,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto, Senin (25/4).

Menurut Tatag, sesuai undang-undang, dana desa yang bakal dikucurkan pemerintah pusat tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Adanya dana tersebut di setiap desa diharapkan tidak ada lagi masyarakat miskin yang terpinggirkan.

Namun dalam pelaksanaannya, tetap saja harus ada pengawasan dari pihak yang berwenang. Kepala desa dituntut adil dalam melakukan pendistribusian dana desa tersebut.

Untuk mencegah terjadinya penyimpangan penggunaan dana desa ini, belum lama ini Pemkab Sragen menggelar Sosialisasi Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah(TP4D) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen. Sosialisasi ini diikuti kepala desa dan camat se-Kabupaten Sragen.

“Dengan adanya sosialisasi TP4D diharapkan bisa memberikan pencerahan bagi seluruh kepala desa ketika akan melakukan penyerapan dana desanya,” jelas Tatag.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge