0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hah, Ada Jaringan Teroris Nginep di Hotel Tapi Tidak Ketahuan?

Ilustrasi Teroris (merdeka.com)

Timlo.net — Polda Bali mengaku kecolongan dengan keamanan pihak hotel mewah di kawasan Nusa Dua, Bali. Terbukti, ternyata ada kelompok radikal yang menginap di salah satu hotel mewah selama satu pekan. Namun sama sekali tidak terendus oleh kepolisian.

Kapolda Bali Inspektur Jenderal Sugeng Priyanto mengakui jika rata-rata hotel di Bali belum aman. Beruntung, kelompok radikal tersebut tak berbuat apa-apa di Bali.

Sugeng menjelaskan, sekitar dua pekan lalu terdeteksi tamu hotel yang berkomunikasi dengan beberapa kelompok radikal yang diduga jaringan terorisme. Sayangnya, kata dia, hal itu terdeteksi setelah tamu tersebut check-out dari hotel.

“Justru saat tamu ini chek out, meninggalkan beberapa print out percakapan, dialog dengan beberapa orang kelompok yang diduga terorisme. Mereka tinggal seminggu di Bali, saya lupa nama hotelnya,” kata Sugeng di sela Rapat Kerja Nasional (Rakerda) I Tahun 2016 Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Nusa Dua, Bali, Sabtu (23/4).

Dia berharap, pihak hotel mengerahkan segala sumber daya untuk memberikan suasana aman dan menangkal sejak dini segala sesuatu yang mencurigakan.

“Selain CCTV, pengerahan pengamanan di hotel perlu ditingkatkan. Juga pengamanan tradisional seperti pecalang,” jelas dia.

Sugeng berharap, PHRI menjalin kerja sama dengan petugas dalam hal keamanan.

“Kalau bapak-bapak butuh tenaga pengamanan, tapi tidak tahu harus ke mana, silakan berkoordinasi dengan kami,” ajaknya.

[rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge