0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Coba Jambret Dua Mahasiswi, Pemuda Ini Dihajar Polisi

Anggota sabhara gagalkan pembegalan (merdeka.com)

Timlo.net — Anggota Sabhara Polrestabes Semarang Bripka Aris Sutriyanto (36) berasma seorang rekannya berhasil menggagalkan pembegalan di tanjakan Gombel, Jalan Setiabudi, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah. Tanpa mempedulikan keselamatannya, warga Manyaran itu berjibaku melawan dua begal bersenjata tajam yang saat itu sedang berusaha melumpuhkan korbannya.

Duel sempat terjadi antara anggota polisi tersebut dengan dua pelaku yang saat itu berboncengan sepeda motor Suzuki Satria tanpa nomor polisi. Seorang dari pelaku juga sempat mengacungkan senjata tajam ke arah Aris. Namun dengan keberanianya, Aris berhasil melumpuhkan satu diantara dua pelaku. Kemudian seorang lainnya masih bisa lolos lari ke dalam hutan di sekitar lokasi.

Kedua korban pembegalan adalah dua mahasiswi Undip Semarang, Bunga Zaskia (22), warga asal Jakarta Timur dan Ofa M (22), warga asal Pemalang. Kemudian pelaku yang berhasil dilumpuhkannya bernama Rizky Cahyono (24), warga Karang Roto. Ia dibawa ke Mapolrestabes Semarang oleh anggota Sabhara tersebut.

Aris menceritakan kejadian bermula saat dia bersama Andre (33), rekan satu kampungnya hendak ke daerah Banyumanik dengan mengendarai mobil. Namun, saat melintas di tanjakan Gombel, dia melihat gelagat mencurigakan yang dilakukan dua pria pengendara Suzuki Satria FU yang berada di depannya.

“Tiba-tiba, mereka memepet sepeda motor Honda Vario G 5472 SM. Dengan cepat, Risky yang bertindak sebagai eksekutor langsung menarik paksa tas warna putih. Saya melihat pelaku dan korban saling tarik menarik tas, hingga keduanya jatuh,” ungkapnya usai mengamankan pelaku di Mapolrestabes Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah Sabtu (23/4).

Melihat kejadian itu, Aris yang saat itu tidak menggenakan pakaian dinas berusaha untuk menghentikan tindakan pelaku. Namun kedua pelaku tersebut tidak mempedulikannya. Hingga Aris terpaksa menabrakan mobilnya ke arah motor pelaku supaya mereka tidak bisa kabur.

“Begitu saya turun dari mobil, mereka (pelaku), malah mendekat dan melawan,” jelasnya.

Diserang dua pelaku, Aris sempat kewalahan hingga Andre, rekannya langsung menghampiri dan ikut membantu. Keadaan berbalik, kedua pelaku yang merasa terdesak memilih untuk kabur.

“Satu lari ke arah karaoke Lotus sedangkan satunya yang masuk ke dalam hutan,” ungkapnya.

Pelaku yang lari ke arah Karaoke Lotus berhasil dikejar dan ditangkap. Sementara pelaku lain masih bisa lolos lantaran kondisi hutan gelap.

“Saat kejadian itu kondisi jalan sepi,” ujarnya.

Dia sempat menunggu bantuan dari Polsek Banyumanik, namun sekitar 30 menit menunggu tak kunjung datang, hingga pelaku dibawanya ke Mapolrestabes Semarang.

Pelaku Rizky Cahyono usai diamankan mengaku, tindakan tersebut dilakukan secara spontan. Dia yang saat itu berboncengan dengan Abdullah (20), rekannya yang masih dalam pencarian tiba-tiba berpikiran untuk beraksi saat melihat dua korban tersebut.

“Kami dari rumah mau putar-putar Kota Semarang mau ke Pahlawan dulu. Namun, tiba-tiba saat sebelum tanjakan Gombel ketemu sama korban dan kami punya inisiatif itu,” ujarnya.

[hrs]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge