0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jenazah Korban Mutilasi Diserahkan Kepada Keluarga

Polisi sedang mengevakuasi mayat wanita dimutilasi (merdeka.com)

Timlo.net — Lebih dari sepekan berada di lemari pendingin kamar jenazah RSUD Tangerang, akhirnya Jumat (22/4) jasad Nur Astiyah alias Nuri (34) korban mutilasi di Cikupa Kabupaten Tangerang, diserahkan ke keluarganya di Malingping, Kabupaten Lebak.

Dalam prosesi pemulangan jenazah, keluarga Nuri dibantu oleh pihak kepolisian sektor Cikupa.

“Kita memang membantu pemulangan jenazah dari Tangerang ke Lebak. Kita juga sudah siapkan peti untuk jenazah,” ungkap Kapolsek Cikupa, Kompol Gunarko.

Sementara Waka Polresta Tangerang, AKBP Mukti Juharsa yang memimpin langsung penyerahan jenazah korban mengatakan, jasad korban berhasil teridentifikasi setelah mengambil Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) salah satu anak korban.

Hasilnya, potongan tubuh wanita hamil tujuh bulan itu dipastikan bernama Nur Astiyah.

“Hasil tes DNA-nya cocok dengan salah satu anak korban yang tinggal di Malingping. Termasuk bayi yang ada di kandungan korban,” kata Mukti.

Meski demikian, jasad mendiang Nuri masih belum lengkap, lantaran potongan kedua kakinya masih belum ditemukan sampai saat ini.

“Kami serahkan ke pihak keluarga di RSUD Kabupaten Tangerang, sekaligus kami kawal ke rumahnya. Kaki korban belum ditemukan, upaya sudah maksimal mencarinya,” kata Gunarko.

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pencarian potongan kaki korban di Sungai Cimanceri, Tigaraksa. Dari pengakuan Erik, teman Agus yang juga berstatus saksi kunci mengaku membuang potongan tubuh Nuri lainnya di tempat tersebut.

“Kami masih melakukan penyisiran di sungai tersebut. Kita akan bekerja secara maksimal untuk menemukan potongan kaki korban,” katanya.

[cob]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge