0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rambu Dilarang Parkir Diganti Dilarang Berhenti

Dishubkominfo Kota Solo mulai melakukan pemasangan marka di sepanjang Jalan Radjiman (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo akan mengganti sejumlah larangan rambu dilarang parkir di 10 titik di sepanjang Jalan Radjiman. Penggantian dilakukan lantaran terdapat kesalahpahaman antara Dishubkominfo dengan pihak ketiga selaku pelaksana pemasangan rambu.

“Nantinya rambu larangan parkir akan diganti dengan rambu larangan berhenti,” terang Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perparkiran Dishubkominfo Solo, M Usman, Kamis (21/4).

Rambu larangan berhenti, lanjut Usman, akan dipasang di empat titik di sepanjang Jalan Radjiman mulai dari Bundaran Baron hingga pertigaan Pasar Jongke. Penggantian ini dilakukan supaya pelaku ekonomi yang memiliki lahan parkir di sisi utara Jalan Radjiman tetap bisa beroperasi. Asalkan, memiliki lahan parkir tersendiri di depan tempat usahanya. Sementara, pemilik usaha yang tidak memiliki lahan parkir, nantinya konsumen diarahkan memarkirkan kendaraan di sisi selatan Jalan Radjiman.

“Nanti parkir kendaraan, khususnya mobil kita arahkan ke sisi selatan Jalan Radjiman. Tapi, kalau pelaku usaha memiliki lahan parkir di tempat usahanya silakan parkir di sana,” terang Usman.

Meski begitu, lanjutnya, kendaraan yang parkir tidak boleh berada di lajur contraflow. Hal ini, sangat membahayakan kendaraan umum yang melaju dari arah barat menuju timur.

“Intinya, jangan menghentikan kendaraan apalagi parkir di dalam lajur kendaraan umum (contraflow). Kalau mau memarkirkan kendaraan di sisi selatan atau di depan tempat usaha yang memiliki lahan parkir,” jelas Usman.

Disinggung terkait ambruknya rambu larangan parkir di sepanjang Jalan Radjiman, Usman enggan berpendapat lebih jauh. Dirinya mengaku telah memerintahkan pihak ketiga untuk melakukan penggantian rambu dari larangan parkir menjadi larangan berhenti.

“Kalau masalah itu, kami kurang mengetahui,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge