0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Virtual Reality Buat Para Bintang Film Dewasa Kesulitan

Google Cardboard. (Dok: Timlo.net/ Google)

Timlo.net—Teknologi virtual reality (VR) mulai merambah industri film dewasa. Tapi menurut para bintang film dewasa, kehadiran teknologi ini menyebabkan beberapa kesulitan di lokasi syuting.

Hal ini karena para bintang film panas ini harus memakai peralatan khusus untuk merekam adegan-adegan panas mereka dalam tiga dimensi. Dalam salah satu bagian AMA (ask-me-anything) di forum Reddit, para bintang film dewasa mengaku jika peralatan-peralatan ekstra itu bisa membuat mood mereka hilang.

“Saya mendengar jika para aktor pria mengalami banyak kesulitan karena harus memakai peralatan berat di dada mereka,” terang seorang staf situs film dewasa Corey dalam forum itu.

“Seringkali adegan-adegan harus disyuting beberapa kali,” tambahnya.

Sebagian besar proses syuting dilakukan oleh para pemain film dewasa itu sendiri. Hal ini karena penonton video VR dewasa tentunya tidak ingin melihat kru film dan penata suara di dalam adegan film yang mereka tonton.

“Bintang film dewasa harus menyesuaikan diri karena di tempat di mana mereka dulunya melihat kepala rekan mereka sekarang diisi alat aneh dengan dua kamera terpasang,” jelas situs thehustle.co.

Walaupun mengalami tantangan-tantangan ini, industri film dewasa tetap antusias menggunakan teknologi VR. Mereka melihat jika format video VR dianggap akan menarik perhatian para penonton.

Setidaknya ada tiga perangkat VR yang dirilis tahun ini: Oculus Rift, PlayStation VR dan HTC Vive. Ketiganya diperkirakan bisa meraih penghasilan $895 juta pada 2016. Padahal ketiganya merupakan peralatan mahal.

Dua perangkat VR lainnya yang dianggap relatif lebih murah adalah Samsung Gear VR dan Google Cardboard.

 

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge