0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hati-Hati! Pupuk Phonska Palsu Beredar di Boyolali

Petani diimbau waspadai peredaran pupuk palsu (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Kalangan petani di Boyolali dihimbau untuk mewaspadai peredaran pupuk paslu. Menyusul temuan pupuk palsu merk Phonska di wilayah Kecamatan Simo. Pupuk palsu tersebut setelah diuji ternyata terbuat dari tanah liat yang dicampur dengan garam dan zat pewarna.

“Begitu kita celupkan ke dalam air, ternyata terbuat dari tanah liat dan diberi pewarna,” Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Boyolali, Bambang Purwadi, Selasa (19/4).

Pupuk palsu tersebut kemudian dimusnahkan. Pengecer yang ketahuan menjual pupuk palsu, mengaku membeli langsung dari produser lansung dengan harga murah. Pengecer nakal tersebut sudah diberi surat peringatan dan diminta untuk tidak menjual pupuk palsu.

Diungkapkan, penggunaan pupuk palsu sangat merugikan tanaman. Dimana, pertumbuhan tanaman menjadi terhambat. Selain itu,pupuk palsu tidak memiliki kandungan hara yang dibutuhkan tanaman.

“Kita juga menghimbau ke petani jangan membeli pupuk tanpa merk, karena kemungkinan besar palsu,” tambahnya.

Dijelaskan, pupuk palsu biasanya dibuat dan dikemas tanpa mendapat ijin resmi dari Direktorat Jendral Sarana dan Prasarana Kementrian Pertanian. Pembuatan dan pengemasan biasanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

“Kalau pupuk asli pasti bersertifikat SNI,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge