0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sidak ke PT Sakti Tiga Pilar, Pimpinan Dewan Temukan Pelanggaran

Sidak Forum Pimpinan Daerah Sragen ke PT Sakti Tiga Pilar (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — PT Sakti Tiga Pilar Sragen (anak perusahaan PT Tiga Pilar Sejahtera) yang bergerak di bidang perberasan dan pangan, diwajibkan untuk memenuhi kebutuhan pangan dengan menyetorkan beras ke Bulog secara rutin. Hal ini lantaran ada PT Sakti TP ikut andil dalam membantu ketahanan pangan nasional.

“PT Sakti Tiga Pilar supaya konsisten dan serius dalam membantu dalam ketahanan pangan yang langsung melaksanakan MoU dengan TNI supaya stok beras bisa terpenuhi,” kata Komandan Kodim 0725/Sragen, Letkol inf Denny Marantika, Selasa (19/4).

Letkol Denny mengimbau PT Sakti TP bekerjasama dengan Bulog  untuk menyuplai stok beras yang ada di Bulog. Karena saat ini ketersediaan beras di gudang Bulog sangat kurang.

Sebelumnya, pimpinan DPRD Sragen bersama Kodim, Polres Sragen dan Pemkab melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke PT Sakti TP untuk memantau stok beras. Dari sidak itu ditemukan, sejumlah pelanggaran dan kejanggalan sistem operasional. Ini jelas bakal mengancam stabilitas pangan di eks Karesidenan Surakarta dan nasional. Selain itu, gudang penyimpanan beras PT Sakti TP ternyata belum mengantongi izin.

“Terjadi penyerapan gabah dan beras secara berlebihan sehingga dampaknya bisa mengancam serapan stok ke Bulog yang saat ini kesulitan. Kami juga temukan gudangnya belum ada izin,” kata Wakil Ketua DPRD Sragen, Bambang Widjo Purwanto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge