0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Hari Kartini, Sejumlah Salon Banjir Pesanan

Salon penyewaan busana tradisional di Klaten banjir pesanan menjelang Hari Kartini. (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Menjelang peringatan Hari Kartini, Kamis (21/4) lusa, sejumlah salon mulai banjir pesanan penyewaan kostum adat. Bahkan pemesanan sewa busana tradisional itu dilakukan sejak awal April.

“Ramai pesannya sudah sejak dua pekan yang lalu,” kata pemilik Salon Chrisna, Ninil (43), Selasa (19/4).

Menurut pemilik salon yang berlokasi di timur Pasar Wedi ini, harga sewa kostumnya bervariasi. Untuk anak SD sekitar 30 – 40 ribu. Sedangkan untuk anak SMP dan SMA Rp 60 ribu – Rp 70 ribu.

“Itu termasuk jasa rias. Lebih mahal yang cewek, selisih Rp 10 ribu. Kalau yang cowok itu termasuk keris dan blangkon,” ucap warga Desa Gadungan, Kecamatan Wedi ini.

Kendati demikian, lanjut dia, dari tahun ke tahun permintaan sewa busana Jawa ditempatnya semakin menurun. Dari 100 setelan kebaya hingga beskap yang dimilikinya masih tersisa 70 setelan. Namun dia optimis, puncak pemesanan biasanya sehari jelang Hari Kartini.

“Mungkin mereka sudah beli sendiri. Kalau sekitar tujuh tahun lalu pas hari H diriasnya sejak pukul 12.00 malam, mata anaknya masih merem (terpejam) sembari dipangku ibunya. Tapi kalau tahun lalu dan besok saya janjikan dirias mulai pukul 03.00 WIB. Itu sudah dibantu lima karyawan,” tutur Ninil.

Hal yang sama juga dirasakan Kamti (42) pemilik Salon Christie di Dukuh Karangasem, Desa Ngering, Kecamatan Jogonalan. Sejak awal April lalu kostum tradisional Jawa yang dimilikinya telah dipesan dipesan puluhan orang.

“Ini banyak yang menanyakan. Karena stoknya habis ya saya tolak,” ujar dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge