0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TNI Diminta Jalankan Operasi Senyap Bebaskan Sandera

Panglima TNI, Gatot Nurmantyo saat mengecek kesiapan pasukan (merdeka.com)

Timlo.net – TNI didesak menjalankan operasi senyap untuk membebaskan warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Meski beresiko tinggi, namun hasilnya lebih efektif.

“Harus ada operasi senyap gabungan antara militer Filipina dan Indonesia untuk pembebasan sandera. Operasi militer bisa efektif tapi risikonya juga tinggi karena sandera bisa dieksekusi jika operasi senyap tersebut terdeteksi oleh penyandera,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR, Hanafi Rais, Senin (18/4).

Wakil ketua Pansus RUU Tindak Pidana Terorisme ini juga menyarankan, jika memang operasi senyap berisiko berat, maka alternatif lainnya mendorong perusahaan tempat para sandera bisa memberi tebusan. Sebab menurutnya perusahaan harus berani bertanggung jawab.

“Cara lain, perusahaan yang ABK-nya disandera sebaiknya selesaikan saja tebusan yang dituntut penyandera dengan jaminan tepat orangnya dan selamat sanderanya. Perusahaan pasti punya asuransi atas resiko keselamatan kapal dan awaknya yang sudah dihitung secara objektif,” ujarnya.

Seperti diketahui, setelah menyandera 10 WNI yang hingga kini belum diketahui kabarnya, kelompok Islam garis keras Filipina Abu Sayyaf kembali menculik empat anak buah kapal (ABK) asal Malaysia. Media lokal melaporkan, empat awak kapal asal Malaysia itu tengah menyandarkan kapal di wilayah perairan Sabah.

Wilayah ini juga yang diduga dilewati oleh kapal Brahma 12 dan Anand 12 milik Indonesia sebelum dibajak. Komisioner Kepolisian Sabah Abdul Rashid Harun mengatakan otoritasnya tengah melakukan investigasi. Penculikan ABK itu diketahui pada Jumat kemarin.

“Wilayah itu luas dan kami memiliki wewenang di sana. Jadi kami saat ini sedang menyelidiki apakah itu terjadi di perairan Filipina atau Malaysia,” kata Abdul kepada media lokal Bernama, yang dikutip oleh Manila Times.

[bal]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge