0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Pohon dan Rumah Ambruk

Petugas BPBD Sragen gotong royong memperbaiki rumah warga. (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Angin puting beliung yang melanda Dukuh Sadang, Desa Kecik, Kecamatan Tanon, Dragen, Sabtu (17/4) petang, mengakibatkan puluhan rumah warga rusak. Agin juga menyebabkan sejumlah kabel listrik tertimpa pohon hingga terjadi gangguan listrik. Selain Tanon, angin puting beliung juga terjadi di Desa Sribit, Kecamatan Sidoharjo.

”Kemarin ada dua desa yang terkena angin, Sadang dan Sribit Sidoharjo. Namun di Sadang paling parah. Di Sribit hanya kerusakan 1 rumah,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Heru Wahyudi, Minggu (17/4).

Di Dukuh Sadang, sejumlah rumah penduduk mengalami kerusakan pada bagian atap rumah. Selain itu beberapa pohon juga tumbang lantaran tersapu angin yang cukup kencang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.

Minggu (17/4) pagi hingga siang, sejumlah petugas BPBD Sragen, anggota polisi/TNI dan warga melakukan kerja bakti memotong cabang pohon yang rawan roboh. Sebagian yang lain membantu memperbaiki atap rumah warga yang rusak.

Heru menjelaskan, proses evakuasi senfiri telah dilakukan sejak Sabtu malam. Pihaknya menerima laporan adanya bencana itu pada pukul 18.30 WIB. Namun evakuasi malam belum berjalan maksimal lantaran arus listrik padam dan kondisi gelap.

Sementara itu Sekretaris Desa Kecik, Suripto mengatakan, ada 58 KK yang terkena angin puting beliung tersebut. Daerah yang kena terdapat di RT 01 sampai RT 04. Sedangkan pohon yang tumbang kebanyakan jenis jati milik warga.

”Kebanyakan yang roboh itu jati, jumlahnya puluhan,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge