0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TNI Kerahkan Pasukan di Perbatasan Filipina

Pasukan TNI (merdeka.com)

Timlo.net – Empat anak buah kapal (ABK) berwarga negara Indonesia (WNI) diculik kelompok separatis Filipina. TNI menyiagakan pasukan untuk mengambil tindakan. Diduga, para WNI diculik kelompok Abu Sayyaf.

“Saya sebagai Panglima TNI sudah siapkan tindakan tegas baik di laut, di darat sampai di hutan saya siap. Kemudian saya akan laksanakan koordinasi dengan panglima angkatan senjata Filipina dan Malaysia untuk bersama sama lakukan patroli dan koordinasi,” ujar Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, Sabtu (16/4).

Kini, lanjut Gatot, pasukannya yang terbagi 2 tim sedang menjaga perbatasan dua negara, yakni Flipina dan Malaysia. Setelah itu di wilayah Filipina dan Malaysia akan diambil oleh militernya masing-masing.

“Namun, apabila terjadi sesuatu di wilayah Malaysia ataupun Filipina maka saya akan koordinasikan siapa yang cepat maka dia yang boleh kesana dan adalah ini langkah-langkah yang segera dilakukan,” tegasnya.

“Masih terindikasi ini adalah kelompok Abu Sayyaf tapi masih dalam penyelidikan. Apabila Indonesia dan Filipina sudah melakukan MoU untuk kerja sama patroli militer terkoordinasi maka pasti jadi aman. Tapi kenyataannya sekarang kan tidak aman,” ujarnya.

Selain itu, Gatot mengatakan kalau saat ini WNI yang tertembak sudah berada di Malaysia.

“Seorang WNI tertembak, empat orang disandera dan enam orang yang lepas dari penculikan kini sudah aman berada di Sabah. Yang tertembak kini dalam keadaan selamat, semalam saya sudah kerahkan 2 tim ke daerah perbatasan,” jelas dia.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge