0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kualitas Guru Sragen Memprihatinkan, Ini Tanggapan Disdik

Kegiatan belajar mengajar di salah satu sekolah (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sragen, berniat untuk meningkatkan kualitas guru bersertifikasi. Hal ini menyusul adanya adanya hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) di Sragen yang memprihatinkan. Salah satunya dengan pelaksanaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi guru.

”Namun untuk pelaksanaan PKB butuh payung hukum. Salah satunya perlu dibuatkan peraturan bupati (Perbup) untuk meningkatkan kompetensi guru. Untuk menjamin keterlaksanaan PKB,” kata Sekretaris Disdik Kabupaten Sragen, Suwardi, Jumat (15/4).

Suwardi menjelaskan, peningkatkan kualitas guru akan berdampak pada prestasi siswa. Guru yang memperoleh sertifikasi dituntut untuk meningkatkan kualitasnya.

Menurutnya, di Bumi Sukowati setidaknya sudah ada 75 persen guru atau sekitar 10.000 guru yang telah mendapat sertifikasi. Namun kendati bersertifikasi, hasil UKG masih sangat memprihatinkan. Pasalnya Sragen menempati posisi rata-rata di atas 30 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Berdasarkan data yang dipaparkan saat konsultasi publik perencanaan strategisprogram PKB, Sragen berada di peringkat paling bawah. Hasil UKG tahun 2015 menyebutkan, dari 35 kabupaten/kota di Jateng, hasil UKG TK Sragen berada di peringkat 28, SD berada di paling bawah peringkat 35, SMP peringkat 30. Sedangkan untuk pendidikan menengah, SMA berada di peringkat 33 dan SMK peringkat 28.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge