0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kapan Dana untuk Museum Radya Pustaka Cair?

Gerbang masuk Museum Radya Pustaka tertutup rapat di jam operasional (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Dana hibah untuk Museum Radya Pustaka tersendat di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo. Kendati museum sudah tutup sejak Minggu karena tidak bisa menggaji pegawai, Disbudpar belum bisa memberi kepastian kapan dana tersebut bisa cair.

“Kita tidak mau salah. Meskipun disposisi dari walikota sudah kita terima, kan harus ada proses verifikasi,” kata Kepala Disbudpar Kota Solo, Eny Tyasni Suzana, Kamis (14/4).

Selama proses verifikasi, Disbudpar meneliti proposal yang diajukan pihak Komite Museum Radya Pustaka. Dari hasil penelitian itu, Disbudpar menyeleksi pengajuan yang dikabulkan dan tidak.

“Setelah verifikasi selesai, kita serahkan hasilnya ke Dinas Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) untuk pencairan,” kata dia.

Kendati demikian, pihaknya tetap berkomitmen menjaga kelestarian museum tertua tersebut. Ia menyadari Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Solo berkewajiban menjaga benda cagar budaya tersebut.

“Itu kan museum pertama di Indonesia. Bagaimanapun juga kita harus melestarikan,” kata dia.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Rakhmat Sutomo mendesak Disbudpar untuk mempercepat proses verifikasi tersebut. Pasalnya, museum yang didirikan Patih Sosrodiningrat IV itu sudah sejak Januari lalu kesulitan beroperasi karena minimnya dana.

“Prinsipnya, operasional musuem harus tetap berjalan. Disbuudpar yang cepat dong,” kata dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge