0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Akhirnya, Si Wanita Emas Mau Diperiksa

Hasnaeni Moein (merdeka.com)

Timlo.net – Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengungkapkan Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Mischa Hasnaeni Moein atau ‘ Si Wanita Emas’  berjanji kepada penyidik untuk menghadiri pemeriksaan Jumat (15/4) esok.

“Yang bersangkutan akan janji Jumat datang untuk klarifikasi fakta-fakta tentang penipuan tersebut yang sedang diselidiki,” ujar Krishna, Kamis (14/4).

Sebelumnya, lanjut Krishna, penyidik sudah sempat memeriksa Hasnaeni di Tahun 2014 lalu atas kasus yang sama. Sehingga, untuk pemeriksaan esok hari berupa penambahan data.

“Ya kita lengkapi berkas berkasnya biar lebih terang,” tuturnya.

“Besok diperiksa dia. Nanti kan ada mekanismenya, semua ketahuan deh. Intinya besok dia janji mau datang. Kalau tak datang, nanti akan dikirim lagi panggilan,” tegasnya.

Selain itu, Krishna mengungkapkan menurut analisa gelar perkara kasus tersebut, tampak perpindahan uang.

“Jadi peristiwa berpindah uang menurut analisa gelar perkara benar terjadi,” ucapnya.

Polisi juga sudah menyita beberapa barang bukti, berupa satu lembar surat perjanjian, kwitansi penerimaan cek senilai Rp 500 juta, satu lembar struk transfer bank Mandiri senilai Rp 200 juta, satu lembar fc cek senilai Rp 500 juta, satu lembar struk pembayaran Bank Mandiri senilai Rp 21.396.300, empat lembar struk transfer Bank Mandiri senilai Rp 50 juta, satu buah print out Bank BRI kantor cabang Jayapura terkait pencairan cek senilai Rp 500 juta, dua lembar FC surat sanggahan banding ke Kementerian PU.

“Selain itu kami juga mengamankan satu lembar rekening koran giro no rekening 03070100195301, dua lembar CIF, satu lembar pencairan cek no cek 407264 no rekening 03071001195301 yang semuanya atas nama PT Trikora Cipta Jaya, serta satu lembar slip pengiriman Bank BRI senilai Rp 500 juta atas nama Hasnaeni dan delapan lembar rekening koran Bank Mandiri no. 1540002290694 atas nama Abu Arif,” ujarnya.

“Namun terkait konteks pidananya, masih didalami,” lanjut dia.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge