0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Indonesia, Malaysia dan Filipina Patroli Bersama Cegah Perompak Laut

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memastikan kondisi 10 Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf dalam kondisi baik. Saat ini pemerintah terus berupaya membebaskan sandera 10 WNI dengan mengedepankan diplomasi dan negosiasi.

“Tadi pagi saya dapat kabar, mereka masih sehat. Bagus mereka (perusahaan) cari cara, gimana uang itu mereka enggak terlibat,” kata Ryamizard, Rabu (13/4).

Menurutnya, saat ini Otoritas Filipina belum mengizinkan TNI untuk terlibat dalam pembebasan sandera. Meski 18 Angkatan Bersenjata Filipina tewas di Basilan, Filipina juga tak izinkan TNI masuk ke Filipina.

“Jadi ada tiga jalur, diplomasi, nego dan operasi militer,” kata dia.

Mencegah kelompok separatis kembali menyandera WNI, kata dia, TNI Angkatan Laut perlu patroli bersama dengan negara sahabat. Sebab, jalur batubara melalui laut di sekitar Filipina kerapkali dilewati kapal-kapal.

“Patroli bersamalah sama Malaysia, Filipina, enggak usah sampai China, Pulau Sulu saja dulu,” tandasnya.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge