0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang UN, Empat SMPN di Wonogiri Tak Miliki Kepsek

Kepala Dinas Pendidikan Wonogiri, Siswanto (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Sejumlah SMP negeri di Wonogiri ditinggalkan kepala sekolah (Kepsek)-nya, lantaran telah purna tugas. Jika dibiarkan terlalu lama tanpa pejabat Kepsek definitif, dikhawatirkan akan mengganggu Ujian Nasional (UN), utamanya saat penandatanganan ijazah.

“Ada sekitar empat sekolah (SMP) di Wonogiri kosong kepala sekolahnya karena purna tugas atau pensiun,” ujar warga pemerhati masalah pendidikan di Wonogiri yang tak mau ditulis namanya, Rabu (13/4).

Dikatakan, empat SMPN yang kini kosong menyusul kepsek pensiun yakni SMPN 1 Baturetno, SMPN 1 Slogohimo, SMPN 1 Purwantoro dan SMPN 6 Wonogiri. Jika kekosongan ini terus berlanjut dikhawatirkan bakal berpengaruh terhadap lulusan UN SMP di masing-masing sekolah tersebut.

“Misalnya bagaimana atau siapa yang bertanda tangan atas ijazah atau STTB para lulusan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri Siswanto melalui Kabid SMP/SMA  Ponco Hawarno mengakui adanya sejumlah kepala SMP yang pensiun menjelang perhelatan UN tahun ini.

“Pemkab atau Disdik sudah menempatkan kepala SMP lain untuk mengampu sekolah yang ditinggalkan Kepseknya lantaran pensiun,” jelasnya.

Ditambahkan, kejadian semacam ini sudah sering terjadi pada tahun-tahun sebelumnya dan tidak menimbulkan  gejolak.

“Jika ada warga masyarakat atau pihak-pihak tertentu yang khawatir legalitas lulusan SMP yang kosong sebenarnya tidak perlu terjadi. Soalnya meski  hanya Kepsek sementara, namun ijazah para lulusan tetap legal atau sah,” tambahnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge