0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Konflik PDIP Sragen, DPW Minta Kader Tegak Lurus

Bendahara DPW PDIP Jawa Tengah, Agustina Wilujeng (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PDIP Jawa Tengah meminta seluruh kader di Sragen untuk tunduk dan tegak lurus dengan aturan partai. Sehingga, konflik berkepanjangan di Bumi Sukowati tersebut dapat diselesaikan.

“Seperti ini jadinya kalau tidak tegak lurus aturan partai. Pasti ada kader atau anggota partai yang mbalelo dengan aturan yang ditetapkan oleh DPP dan kami sudah paham siapa yang bikin rebut di sana,” terang Bendahara DPW PDIP Jateng, Agustina Wilujeng, Rabu (13/4).

Agustina menjelaskan, aturan tegak lurus yang dimaksudkan adalah dengan mematuhi seluruh keputusan yang dibuat oleh pimpinan pusat. Jika itu dilanggar, maka ada sanksi tegas yang akan diberikan seperti pemecatan. Sesuai arahan dari DPP, konflik di Sragen merupakan kewenangan DPW untuk mengambil alih serta menyelesaikan konflik internal di tubuh partai banteng moncong putih.

“Kami akan memetakan masalah, termasuk konflik penyegelan Kantor DPC dan pelecehan surat dari DPP,” tegas Agustina.

Setelah masalah dapat terurai, lanjut Agustina, pihaknya ingin untuk segera menentukan ketua DPC yang baru. Mengingat, roda kepengurusan yang dipimpin seorang pelaksana harian (Plh) dinilai tidak efektif. Namun, sebelum itu dilaksanakan, dirinya ingin meminta syarat yang harus dipenuhi oleh seluruh kader dan pengurus PDIP di Sragen.

“Syaratnya harus benar-benar kondusif. Kalau tidak kondusif, dikasih ketua baru juga percuma,” katanya.

Disinggung ketua baru yang akan memimpin di Sragen, Agustina mengaku telah memiliki pandangan. Namun, dirinya enggan untuk membeberkan kepublik terlebih dahulu.

“Pastinya, orangnya ‘adem’ dapat menyatukan semua kepentingan dan tidak menang sendiri,” terangnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge