0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Calon Istri Mau Diperkosa, Presenter Sonny Tulung Lapor Polisi

(merdeka.com)

Timlo.net – Calon istri presenter Sonny Tulung, Cindy Lazar, melaporkan percobaan perkosaan yang dilakukan atasannya. Cindy mengatakan, atasannya yang berinisial TJD, adalah General Manager (GM) di sebuah perusahaan multinasional bidang otomotif terbesar di Indonesia.

“Saya sebagai wanita merasa sangat-sangat dirugikan karena perbuatan hal tidak menyenangkan dari salah satu pekerja perusahaan multinasional otomotif terbesar di Indonesia,” kata Cindy, Selasa (12/4).

Cindy pun enggan menjelaskan lebih detail kejadian yang membuatnya shock ini. Dia lebih memilih kuasa hukum Servarius Serbaya untuk menjelaskannya sejumlah media yang ada.

“Hari ini kita baru melaporkan untuk membela hak-hak klien saya sebagai wanita sekaligus calon istri Pak Sonny Tulung diperlakukan dengan perbuatan tidak menyenangkan oleh berinisial TJD, pekerja di Pabrik otomotif terbesar di Indonesia yang berada di Karawang, Jawa Barat, dengan level manajemen atas. Jabatannya GM,” ujar dia.

Servarius mengungkapkan, pada 8 April 2016 lalu sekira pukul 22.00 WIB, kliennya dibawa ke sebuah hotel di daerah Jakarta Utara dengan alasan bisnis.

“Sesampai di hotel, klien saya ditarik, klien saya dibawa ke sebuah tempat di hotel. Klien saya awal tak tahu, tapi merasa tak beres jadi kemudian dia melarikan diri. Terlapor punya agenda bisnis bilangnya, tapi klien saya nggak tahu bisnis apa,” jelasnya.

Sementara itu, Sonny Tulung yang mendampinginya mengungkapkan sempat menduga adanya perselingkuhan di antara sang calon istri dengan GM-nya itu, sehingga dia mengikuti keduanya dan mendapati di hotel yang dimaksud.

“Iya saya mergokin langsung. Sempat adu mulut tapi, tidak ada perkelahian. Dia juga sempat minta damai, tapi saya maunya ke jalur hukum saja. Ini kita habis BAP,” ujar Sony.

“Saya prihatin saja. Yang jelas terduga ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Itu saja. Nanti kita liat lagi perkembangannya ke mana,” lanjut dia.

Laporan tersebut tertuang dalam LP/1648/IV/2016/PMJ/ Dit Reskrimum tanggal 12 April 2015. Pelaku akan dijerat dengan pasal 335 KUHP.

[ren]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge