0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Mau Islah, Djan Faridz Dipersilakan Bikin Partai Baru

Mukernas PPP di Ancol (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Ketua Fraksi PPP DPR Hasrul Azwar mempersilakan jika politikus PPP Djan Faridz membentuk partai baru. Selain itu, loyalis Ketua Umum PPP hasil Muktamar VIII Romahurmuziy (Romi) ini tak masalah jika politikus PPP Epyardi Asda gabung ke Partai NasDem.

“Mau bikin partai baru silakan. Epyardi mau pindah ke NasDem ya enggak apa-apa. Tapi yang jelas dari niat ikhlas tulus kita ajak mari islah. Pintu selebar-lebarnya dibuka. Kalau enggak mau kita enggak paksa. Ini masalah hati,” kata Hasrul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/4).

Menurut Hasrul, hasil Muktamar islah VIII PPP kemarin sah secara hukum. Sebab, mantan Ketua Umum PPP hasil Muktamar Bandung Suryadharma Ali menyetujuinya.

“Kembali ke nol kilometer. Jakarta enggak ada. Surabaya enggak ada, kembali ke Bandung. Semua bisa menilai. Tanda tangan SDA asli,” tuturnya.

Sedangkan terkait kantor PPP, anggota komisi III DPR ini menyatakan, Romi sah memakainya. Maka dari itu, menurutnya, Djan Faridz patutnya tak menguasai gedung itu lagi.

“Itu kantor kita. Selama ini kita kantor di luar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau Djan bertahan kan ada hukum,” pungkasnya. [rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge