0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Obligasi Daerah, Bisa Menjadi Alternatif Pembiayaan

Direktur Pengawasan Pasar Modal OJK, Lutfi Zen Fuady (dua dari kiri) (setyo puji s)

Solo – Penerbitan obligasi daerah bisa menjadi alternatif pemerintah daerah untuk mencari pembiayaan dari masyarakat. Namun demikian, alternatif tersebut masih mengalami banyak kendala sehingga belum bisa terealisasi.

“Secara regulasi sebenarnya sudah ada, dan pemeritah daerah dapat menerbitkan obligasi untuk mencari alternatif pembiayaan selain dari APBD maupun anggaran pusat. Hanya saja sampai sekarang belum ada satu daerah pun yang mengeluarkan,” ujar Direktur Pengawasan Pasar Modal OJK, Lutfi Zen Fuady kepada wartawan, Senin (11/4) malam.

Dikatakan dia, banyak faktor yang menyebabkan daerah belum bisa atau berani mengeluarkan surat obligasi. Diantaranya adalah alotnya persetujuan dari DPRD dan juga dana APBD yang tersedia masih mencukupi untuk pembiayaan pembangunan.

“Padahal dengan adanya penerbitan surat obligasi itu, pemerintah daerah bisa menghimpun dana yang lebih murah dari masyarakat. Terlebih bisa memberdayakan potensi masyarakat yang ada untuk membantu proyek pembangunan daerahnya masing-masing,” jelasnya.

Kendati demikian , Lufti juga menjelaskan untuk dapat menerbitkan obligasi, proyek daerah yang butuh pendanaan tersebut harus memiliki prospek yang menghasilkan. Dan selama proyek tersebut belum memberikan pendapatan, Pemda yang bersangkutan harus menyisihkan dana dari APBD untuk membayar pemegang obligasi dan bunganya untuk sementara.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge