0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Meski Lancar, UN Masih Tinggalkan PR

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat meninjau pelaksanaan UN (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar – Secara umum pelaksanaan ujian nasional (UN) di Karanganyar lancar. Namun, Komisi D DPRD masih menemukan sejumlah persoalan yang menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga (Dispendikpora) Karanganyar.

”Di SMKN 1 Karanganyar, listrik hanya mengandalkan PLN. Harusnya ada genset, agar lebih aman lagi. Karena kalau listrik padam akan menghambat pelaksanaan UN,” jelas Ketua Komisi D DPRD Karanganyar Endang Muryani, Senin (11/4).

Selain itu, pihaknya juga sempat menemukan satu ruang kelas yang hanya ada satu pengawas. Yakni di SMK N 1 Karanganyar. Padahal kelas tersebut melaksanakan UN berbasis komputer.

”Hari ke dua di SMAN 2 Karanganyar dan SMKN 2 Karanganyar sudah ada tiga pengawas. Meliputi pengawas, programer, dan teknisi. Ini sudah bagus dibanding hari pertama,” terangnya.

Pihaknya juga meminta pembinaan terhadap para siswa ditingkatkan. Hal ini menyusul adanya siswa SMKN Jumantono yang meninggal karena kecelakaan di jalan. Padahal siswa tersebut baru saja selesai mengikuti UN di sekolahnya.

Politisi PDIP itu juga menyoroti adanya siswa yang mengundurkan diri dari UN. Hal itu sangat disayangkan mengingat adanya program pendidikan gratis di Karanganyar.

“Kasus siswa mengundurkan diri menjadi tanggung jawab setiap sekolah. Jangan sampai itu terulang lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, semua SMA sederajat di Karanganyar didorong untuk mampu menggelar UN berbasis komputer tahun depan.

“Kita upayakan tahun depan (2017) semua SMA sederajat sudah ujian sistem UNBK,” kata Bupati.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge