0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penataan Kawasan Stabelan, PKL Tak Satu Suara

Deretan PKL di Jalan DI Pandjaitan dan Moh Saleh Wedisastro (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo – Pedagang Kaki Lima (PKL) di tiga jalan di kawasan Stabelan belum mendapatkan pemberitahuan resmi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terkait penataan PKL di kawasan itu. Mereka pun belum satu suara menanggapi rencana tersebut.

“Kira-kira sebulan yang lalu memang ada pendataan PKL. Tapi kita tidak diberitahu untuk apa,” kata salah satu pedagang buah, Mulyadi (49) ketika ditemui TimloNet, Senin (11/4).

Ia sendiri mengetahui rencana penataan PKL di Jalan Abdul Muis, Muh Saleh Wedisastro, dan DI Panjaitan melalui pemberitaan media. Menanggapi rencana tersebut, Mulyadi mengaku tidak keberatan bila Pemkot berencana menata kawasan tersebut tanpa merelokasi PKL.

“Saya sendiri warga asli sini. Tentunya saya senang kalau kampung saya jadi bersih dan rapi,” kata dia.

Hanya saja, ia agak keberatan bila diminta pindah ke lokasi lain. Ia khawatir akan kehilangan banyak pelanggan bila dipindah ke lokasi yang terlalu jauh dari pusat kota. Selain itu, ia juga mendengar rencana Pemkot memindahkan pedagang buah ke Jurug sementara penjual ban hanya akan dirapikan tanpa harus menempati lokasi baru. Ia keberatan bila hanya sebagian pedagang saja yang dipindahkan sementara pedagang lain boleh berjualan di sana.

“Coba saja dibalik, kita yang di sini dan pedagang ban yang dipindah. Pasti mereka juga menolak,” tegasnya.

Sementara itu, Suharso (40) mengaku akan mengikuti instruksi Pemkot terkait penataan kawasan itu. Ia pun tak keberatan bila harus direlokasi ke tempat lain.

“Kita menyadari kalau ini memang bukan hak kita. Kalau Pemkot mau menata atau memindah kita ya kita tidak keberatan,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge