0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

29 Toko Modern Bodong Diminta Tutup

Satpol PP Klaten menempelkan SP1 di Indomaret yang terletak di Jalan Pemuda Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Klaten melayangkan surat peringatan ketiga (SP 3) pada 29 toko modern berjejaring yang tidak mengantongi izin operasional alias bodong. Mereka diminta mentup tokonya sendiri hingga tiga hari mendatang.

“Hari ini kita sudah mulai bergerak. Masih proses SP3. Direncanakan Rabu (13/4) penutupan pertama,” beber Kepala Satpol PP Klaten, Slamet Widodo, Senin (11/4).

Secara rinci, dikatakan, pada Selasa (29/3) lalu, pihaknya sudah melayangkan SP 1 kepada 31 17 Alfamart dan 14 Indomaret yang tersebar dari Prambanan hingga Delanggu. Selang tujuh hari, Rabu (6/4), pihaknya kembali melayangkan SP 2 kepada 17 Alfamart dan 12 Indomaret. Sebab, dua indomaret ternyata mengantongi izin toko kelontong.

“SP 3 secara resmi mulai berlaku sejak Jumat (8/4) kepada manajemen Indomaret dan Alfamart. Tapi untuk toko-tokonya mulai disampaikan hari ini (Senin,11/4). Itu jumlahnya ada 29,” kata Slamet.

Akibat pemberian SP 3 yang merupakan surat peringatan terakhir, pihaknya meminta 29 pemilik toko modern bodong tersebut untuk segera mengurus izin operasional. Jika tidak, pihaknya akan menyegel operasional toko. Pasalnya, mereka melanggar Perda Kabupaten Klaten no 12/2011 tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern.

“Kami beri waktu hingga hari Rabu (13/4) untuk segera kemas-kemas barang. Teknisnya, kami harap mereka menutup sendiri operasional tokonya. Enggak perlu menunggu digembok atau dirantai. Mereka sudah minta waktu dispensasi buka sedikit, tapi untuk arus keluar masuk barang dalam rangka kemas-kemas,” tandas Slamet.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge