0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tentara Filipina Disergap Kelompok Abu Sayyaf, TNI Siaga Satu

Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Tidak kurang 18 tentara dari pasukan elite Filipina tewas di tangan kelompok militan Abu Sayyaf. Bagi pasukan gabungan TNI yang kini berada di Tarakan, Kalimantan Utara, peristiwa itu tentu menjadi pelajaran berharga. Mereka terus bersiaga satu, sewaktu-waktu diperintah bergerak ke perairan Filipina.

Kepala Penerangan Kodam VI Mulawarman Kol Inf Andi Gunawan menerangkan, personel TNI dari pasukan gabungan pemukul reaksi cepat (PPRC) yang tengah mengikuti latihan gabungan di Tarakan, Kalimantan Utara, terus siaga dan bergerak berdasarkan perintah. Tidak ada tambahan personel, masih tetap seperti biasa.

“Tetap siaga 1, dari awal sampai sekarang, tetap siaga satu. Siaga latihan, siaga operasional sambil latihan, dalam rangka peningkatan kemampuan,” kata Andi, Minggu (10/4) malam.

Upaya pemerintah untuk membebaskan 10 WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf menurut Andi, menjadi acuan TNI.

“Pemerintah kan masih mengupayakan, tetap kita monitor dari pemerintah. Dari Menhan (menteri pertahanan) ke Panglima TNI, baru kepada kita di sini. Keberadaan kita di sini, untuk siaga, siap digerakkan ke seluruh NKRI,” tegasnya.

Andi menepis kabar beredar, adanya pergerakan KRI ke perbatasan perairan Filipina, menyusul tewasnya 18 tentara Filipina.

“Tidak ada (pergerakan). Kita di sini, bergerak atas perintah pimpinan. Terkait di dalam negeri Filipina, itu kan mereka gelar operasi,” ujarnya.

Sementara kejadian itu juga menjadi perhatian TNI dalam menyiagakan pasukan. Apalagi, TNI sedang dipersiapkan untuk menggelar operasi pembebasan sandera.

“Keberhasilan dan kegagalannya (tentara Filipina) jadi pelajaran. Kita juga analisa dan kaji, jangan sampai kita juga jadi korban,” katanya.

Dia menegaskan, TNI punya ribuan cara untuk menang. Kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga bagi pasukan TNI.

“Kita punya 1001 cara, bertugas harus menang, tidak boleh kalah. Kita tidak boleh lengah,” terangnya.

Ditanya lebih jauh kondisi terkini pasukan TNI di Tarakan, Kalimantan Utara, Andi memastikan kesemuanya dalam kondisi baik dan siap sedia.

“Pasukan dalam kondisi segar, terlatih. Soal Filipina jadi di pembelajaran. Sesama tentara, turut belasungkawa karena tugas tentara yang membela negara masing-masing,” tandasnya.

[tyo]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge