0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Buru Suami yang Bunuh Istri

Ilustrasi mayat (merdeka.com)

Timlo.net — Kepolisian Resor Trenggalek mengerahkan dua tim buru sergap buat mengejar Suratman (40). Dia diduga menjadi pelaku tunggal pembunuhan terhadap istrinya, Tutik Handayani (30), di Desa Tawing, Munjungan, Sabtu (9/4) malam.

“Segera begitu selesai olah TKP (tempat kejadian perkara) tadi malam, anggota kami kerahkan untuk melacak keberadaan suami korban,” kata Kasubbag Humas Polres Trenggalek, Iptu Adit Suparno di Trenggalek, Minggu (10/4).

Menurut Adit, satu tim ditugaskan melacak Suratman di kediaman kerabatnya di wilayah Jawa, dan lainnya dikirim ke daerah asalnya di Kalimantan Timur.

“Dugaan memang mengarah ke suami korban, karena sebelumnya beberapa saksi warga sekitar sempat mendengar terjadi pertengkaran di dalam rumah Tutik,” ujar Adit.

Selain kesaksian warga, kata Adit, dugaan itu dikuatkan dengan fakta menghilangnya Suratman beserta anaknya yang masih kecil, Caca (4), tiga hari sebelum mayat korban ditemukan.

“Indikasi pembunuhan sangat kuat karena saat ditemukan mayat dalam kondisi mulut tersumpal kain,” ucap Adit.

Saat ini, lanjut Adit, jenazah korban masih diotopsi di RSUD dr Soedomo, Trenggalek.

Mayat Tutik pertama kali ditemukan oleh ibu korban yang baru pulang dari Kota Malang. Informasi dari polisi maupun warga Munjungan, saat ditemukan pada Sabtu (9/4), sekitar pukul 19.30 WIB, jasad Tutik sudah membusuk.

Saat digeledah warga, menurut warga Munjungan bernama Hadi, posisi mayat berada di kolong tempat tidur, dengan sebagian tubuh dari kepala hingga lutut tertutup selimut.

Polisi yang datang satu jam kemudian segera melakukan olah tempat kejadian perkara, dan mengevakuasi mayat masih dalam kondisi mulut tersumpal kain.

“Penyebab kematian masih diselidiki. Ada kemungkinan korban dipukul lebih dulu menggunakan benda tumpul sebelum mulutnya disumpal kain hingga tewas. Ada beberapa luka lebam di tengkuk dan beberapa bagian tubuh,” tutur Adit.

[ary]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge