0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Pelajar Papua Lolos Tes Penerbangan NASA

Roket Atlas V. (Dok: Timlo.net/ Republika.co.id)

Timlo.net—Dua pelajar SMA Advent Doyo Baru, Kota Jayapura, Papua yaitu Bob Kaway dan Tithus Lamek Yewi membanggakan Indonesia. Keduanya lolos tes penerbangan NASA. Kedua pelajar itu merupakan bagian dari dua tim peneliti yang terdiri dari beberapa siswa SMA di Indonesia. Ada dua penelitian yang diajukan oleh kedua tim itu kepada NASA.

Penelitian pertama dari SMA Unggul Del di Laguboti, Sumatera Utara, untuk mempelajari pertumbuhan ragi (yeast) di luar angkasa dalam kondisi near-zero gravity. Penelitian kedua berasal dari tim siswa gabungan dari beberapa SMA di Jakarta, Bandung, dan Jayapura untuk mempelajari pertumbuhan padi dan tempe di luar angkasa.

Bob Kaway dan Tithus Lamek Yewi merupakan anggota tim kedua. Penelitian mereka pun dibawa ke luar angkasa dalam peluncuran pesawat tak berawak milik NASA, Roket Atlas V. Roket itu melesat dari Cape Canaveral, Florida menuju orbit pada ketinggian sekitar 400 KM pada pukul 11:05 waktu Jakarta pada akhir bulan Maret 2016. Atlas V membawa kargo Cygnus bersama perangkat eksperimen ilmiah dari siswa-siswa Indonesia.

Keberhasilan ini bisa menjadi awal dari upaya untuk membuat nasi dan tempe sebagai makanan pokok di luar angkasa. Selain itu, keberhasilan ini merupakan bagian dari kampanye jika Indonesia pun memiliki peneliti yang bagus serta memiliki obyek asli Indonesia, tempe.

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, dan penyelenggara (Indonesia Space Research Group) merasa bangga dengan pencapaian kedua tim ini.

“Saya kira, ini berita bagus bagi bangsa indonesia. Terutama kalangan anak muda, yang punya prestasi bisa masuk dan dikawal NASA. Kita tahu, untuk penelitian masuk ke NASA itu prosedurnya tidak mudah,” kata Muhammad Dimyati selaku Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek Dikti, dilansir dari laman resmi LIPI.

Kepala LIPI, Iskandar Zulkarnain menyatakan jika keberhasilan kedua tim ini diharapkan memberikan inspirasi bagi dunia pendidikan di Indonesia. Diharapkan para pendidik memberikan perhatian dan pemikiran yang serius untuk mendorong semangat meneliti di kalangan generasi muda sejak awal.

Sumber: Republika.co.id

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge