0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Solo Ditantang Gelar SICF Dua Kali Setahun

Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Raseno Arya (dok.timlonet/ichsan rosyid)
Solo — Tingginya animo masyarakat terhadap Solo Indonesia Culinary Festival (SICF) 2016 membuat Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Raseno Arya terkagum-kagum. Ia pun meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menambah intensitas event tersebut.

“Luar biasa sekali SICF di Solo ini. Saya minta ini diadakan dua kali setahun. Jangan cuma sekali,” kata Raseno Arya, usai pembukaan SICF 2016, Jumat (8/4).

Permintaan tersebut bukan tanpa alasan. Arya melihat minat pelaku bisnis kuliner Solo yang sangat antusias di SICF 2016. Ia menilai hal itu dapat mendorong perekonomian Solo melalui wisata kuliner.

Ia pun mengusulkan SICF diselenggarakan kembali libur lebaran mendatang. Di saat itu Kota Solo akan didatangi pemudik dari berbagai kota di Indonesia.

“Bayangkan ini dihadiri orang-orang dari kota-kota lain. Jadi jangan cuma orang sini saja yang tahu kuliner Solo,” kata dia.

Menanggapi permintaan itu, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menyatakan Pemkot Solo akan menyiapkan venue yang lebih layak. Pasalnya, Benteng Vastenburg yang ditempati SICF 2016 masih memiliki kekurangan. Di siang hari, banyak debu beterbangan sehingga cukup mengganggu kegiatan.

“Kita akan paving dulu jadi tidak mengganggu kenyamanan pengunjung,” kata dia.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo, Enny Tyasni Suzana menyatakan, pihaknya siap menyelenggarakan event yang sama bila memungkinkan. Selain kendala teknis yang dikemukakan Rudy, Pemkot Solo juga tidak menganggarkan SICF kedua untuk tahun ini. Kendati demikian, ia akan mengusahakan penyelenggaraannya melalui perubahan anggaran 2016.

“Prinsipnya kita siap selama ada dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kalau dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bisa kita ajukan di perubahan besok,” kata dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge